Public Service
Warga Ka'nea Jeneponto Keluhkan Tegangan Listrik Rendah, Sejumlah Barang Elektronik Rusak
Sejumlah warga Dusun Ka'nea, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan mengeluhkan rendahnya tegangan listrik.
Penulis: Muh Rakib | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sejumlah warga Dusun Ka'nea, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan mengeluhkan rendahnya tegangan listrik.
Hal tersebut berdampak pada rusaknya sejumlah barang elektronik yang dimiliki.
Warga setempat, Basri, Kamis (17/9/2020) mengatakan banyak barang elektronik miliknya yang rusak karena arus listrik yang tidak sesuai pemakaian dan trafo yang memang sudah tidak layak.
"Sudah empat tahun ini, kita disini kekurangan listrik dan banyak barang elektronik seperti TV, kulkas, kipas yang rusak karena kurangnya listrik," ungkapnya.
Ia sendiri mengaku sudah pernah mendatangi pihak PLN untuk melakukan penggantian trafo listrik untuk kepentingan warga tetapi hingga saat ini belum ada respon dari pihak PLN.
Terkait masalah pembayaran pun warga sekitar selalu tepat waktu dan lancar tiap bulan.
Karenanya ia berharap agar PLN Jeneponto segera menindaklanjuti keluhan warga.
"Buat apa kita punya pembangkit listrik di Jeneponto kalau warga sendiri masih keluhkan itu," tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Rayon PLN Jeneponto, Yusron mengatakan bahwa terkait pemasangan trafo bukanlah wewenang PLN Jeneponto, melainkan pusat.
"Wewenangnya harus PLN pusat," ujarnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Muh Rakib