Breaking News:

Kasus Pencabulan

Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Warga Bajoe Bone Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Bahkan saat membawa kabur, RT mengaku telah melakukan hubungan badan sebanyak lima kali dengan korban.

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Kasatreskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - RT alias RD (33) warga Jl Karantina, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolres Bone.

Ia ditangkap lantaran membawa kabur anak perempuan di bawah umur berinisial PR (14).

Penangkapan pelaku dilakukan pada Sabtu (12/9/2020) pukul 02.20 Wita.

Bahkan saat membawa kabur, RT mengaku telah melakukan hubungan badan sebanyak lima kali dengan korban.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan pelaku dan korban sudah ada janjian untuk kabur. Keduanya memiliki hubungan dekat.

"Informasi yang kami dapat, keduanya memiliki hubungan. Mereka pacaran," katanya Selasa (15/9/2020).

Ardy menyatakan RT telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dikenakan Pasal 76d juncto Pasal 81 Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Pelaku terancam hukuman 5 hingga 15 tahun penjara," tegasnya.

Sementara, pelaku RT mengaku mengenal korban melalui media sosial sebulan lalu.

"Kami kenal sejak bulan lalu lewat society," ujarnya saat ditemui.

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved