Breaking News:

Update Corona Bone

Angka Kasus Covid-19 Kian Bertambah, Pemkab Bone Segera Lakukan Pengadaan Mobil PCR

Angka Positif Covid-19 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) semakin bertambah.

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Mobile Combat PCR Covid-19 Sulsel saat didatangkan untuk percepat pelacakan kontak di Kabupaten Bone. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Angka positif Covid-19 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) semakin bertambah.

Per hari ini Minggu (13/9/2020) kasus positif Covid-19 di Bone telah mencapai 119 orang. Sebanyak 56 orang telah dinyatakan sembuh dan 63 orang masih menjalani isolasi dan perawatan.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, Minggu (13/9/2020) mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan pengadaan mobil PCR.

Hal ini ini sampaikan beberapa waktu usai rapat bersama dengan Forkopimda dan Forkopincam di Gedung PKK.

Berdasarkan anjuran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setiap daerah diharuskan melakukan pengadaan mobil PCR.

"Ada surat dari Kemendagri, diharapkan setiap daerah melakukan pengadaan mobil PCR. Jadi kita upayakan tahun ini sudah ada," katanya.

Jumlah mobil PCR yang akan dibeli satu unit. Satu unit mobil PCR dijual sekira Rp 3 miliar.

Dengan adanya mobil PCR, kata Andi Fahsar, akan memudahkan dan mempercepat kerja Tim PPC-19 Bone dalam melacak dan menguji sampel swab. Sehingga Bone tidak lagi bergantung dengan daerah lain.

Bupati Bone dua periode ini juga mendorong pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk segera melengkapi sarana dan prasarana laboratorium yang dimiliki untuk digunakan ke depan.

"Persiapkan laboratorium rumah sakit supaya bisa digunakan di tahun 2021. Nantinya bukan hanya Covid-19 yang bisa diuji, tetapi juga virus yang lain. Dan ini untuk jangka panjang," tuturnya.

Juru Bicara Tim PPC-19 menambahkan, pengadaan mobil PCR sementara dalam proses. Ditargetkan di bulan Oktober mobil PCR sudah ada di Bone.

"Nantinya, mobil tersebut akan dimaksimalkan dalam pelacakan dan pemeriksaan," sambungnya.

Dalam pengoperasian mobil PCR, kata Yusuf, cukup dengan 4 orang. Terdiri dari sopir, tenaga administrasi, orang yang mengambil sampel swab dan analis.

"Dari segi SDM kita siap. Tinggal kita bentuk tim nantinya," ucapnya.(*)

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved