Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KABAR DUKA! Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama Meninggal Dunia

Jakob Oetama meninggal dalam usia 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tayang:
Editor: Anita Kusuma Wardana
Istimewa
Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama meninggal dunia, Rabu (9/9/2020) 

Pada tahun 1963, ia mendirikan majalah Intisari dengan mitra bisnisnya dan juga sesama jurnalis, P.K. Ojong, yang terinspirasi oleh majalah Reader's Digest AS.

Dua tahun kemudian, pada 28 Juni 1965, juga dengan Ojong, Jacob mendirikan harian Kompas.

Sirkulasi harian Kompas tumbuh dari sirkulasi awal 4.800 eksemplar pada tahun 1965 menjadi sekitar 500 ribu pada tahun 2014.

Sejak tahun 1969, ia telah menjadi surat kabar berbahasa nasional terbesar di Indonesia.

Kompas mencapai puncaknya sirkulasi pada tahun 2004, ketika sirkulasi harian mencapai sekitar 530 ribu eksemplar, dan edisi Minggu, 610 ribu eksemplar.

Jumlah pembaca mencapai 2,25 juta. Pada tahun 2014 peredarannya mencapai 507 ribu, dengan 66% beredar di Jabodetabek.

Pada 1980-an, Kompas Gramedia Group sebagai holding company mulai tumbuh dan berkembang, terutama dalam bisnis komunikasi.

Saat ini, Kompas Gramedia Group memiliki sejumlah perusahaan di berbagai lini bisnis, mulai dari media, toko buku, percetakan, radio, hotel, penyelenggara acara, stasiun televisi, hingga lembaga pendidikan dan universitas.

Bersama dengan Jusuf Wanandi, Muhammad Chudori, Eric Samola, Fikri Jufri, Goenawan Mohamad, H. G. Rorimpandey dan Harmoko; Jakob Oetama juga mendirikan Jakarta Post, koran berbahasa Inggris Indonesia.

Pada hari ulang tahun Kompas yang ke-50 pada tanggal 28 Juni 2015, Jakob Oetama mengucapkan terima kasih atas berkah dari panjang umur media, menghargai kepercayaan, kontribusi dan dedikasi seluruh orang yang mendukung harian Kompas.

Dia juga menyatakan komitmen media untuk selalu menjadi cerminan sejati Indonesia dan tujuannya; sebuah masyarakat maju, tercerahkan, damai dan harmonis yang menghargai pluralisme, sebagaimana dirangkum dalam moto nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Dia juga menyatakan bahwa tantangan saat ini untuk bisnis surat kabar konvensional adalah untuk bertahan dan berjuang di era multimedia, multichannel dan multiplatform di lingkungan media konvensional dan digital.

Biodata

Nama lengkap: Jakob Oetama

Tempat, tanggal lahir: Magelang, 27 September 1931

Pekerjaan: Direktur Utama dan Pendiri Harian Kompas

Tahun aktif: 1965 - sekarang

Orang tua

Raymundus Josef Sandiyo Brotosoesiswo (ayah)
Margaretha Kartonah (ibu)

Saudara:

Soenarko (adik)
Prayogo (adik)
Hendroatmodjo (adik)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved