Breaking News:

Kronologi Bidan Puskesmas Samaenre Sinjai Ditabrak Pengendara Motor, Meninggal di RS Wahidin

Mutmainnah dirawat di RS Wahidin selama sekitar sembilan hari setelah ditabrak di depan Puskemas Samaenre pada 31 Agustus lalu.

Kronologi Bidan Puskesmas Samaenre Sinjai Ditabrak Pengendara Motor, Meninggal di RS Wahidin
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Almarhumah Mutmainnah saat masih hidup

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Seorang bidan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Samaenre, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Mutmainnah, menghembuskan nafas terakhirnya di RS Wahidin Makassar, Selasa (8/9/2020).

Mutmainnah dirawat di RS Wahidin selama sekitar sembilan hari setelah ditabrak di depan Puskemas Samaenre pada 31 Agustus lalu.

Ia ditabrak oleh seorang pengendara sepeda motor dari arah Bulukumba ke Kabupaten Sinjai.

Mutmainnah terlempar di atas badan jalan aspal jalan Trans Sulawesi itu.

" Dia ditabrak oleh seorang pengendara sepeda motor saat akan masuk ke tempat tugasnya di Puskesmas Samaenre," kata salah seorang kerabat almarhumah, Rezki Amalia kepada TribunSinjai.com.

Akibat peristiwa tersebut, sang bidan tidak sadarkan diri lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai dan rumah sakit itu kemudian dibawa ke RS Wahidin di Makassar.

Tidak mengalami luka di luar, namun diperkirakan mengalami luka di dalam tubuh Mutmainnah.

Atas peristiwa yang menimpa sang bidan tersebut membuat puluhan tenaga kesehatan Puskesmas Samaenre berduka. Semasa hidupnya, sang bida asal kampung Pitohoni, Desa Palae ini dikenal penyabar.

Almarhumah meninggalkan seorang anak yang baru berumur tiga bulan.

Sebelum ke kantornya, Mutmainnah sempat menyiapkan ASI sang bayinya dan sebelum mengalami pristiwa lakalantas, sempat memeluk erat sang suaminya Fauzan bersama orang tuanya.

Sikap tiba-tiba memeluk suaminya dinilai bukan hal lazim dilakukan oleh Mutmainnah saat pulang dari tempat kerjanya, ungkap Rezki Amalia.

Meninggalnya Mutmainnah, disebut Kepala Puskesmas Samaenre A Wahyu Adhelia sebagai duka bersama para nakes dan medis di puskesmas tersebut.

Peristiwa laka lantas di depan Puskesmas Samaenre adalah bukan kali pertama. Di tempat itu minim rambu lalu lintas, seperti lampu lalu lintas.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved