Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Tahun Prof Andalan Sulsel

Sulsel Sehat Tak Hanya Covid-19 Tapi Juga Ibu-ibu Hamil dan Anak Sehat hingga Ambulans Laut (4)

Sulsel Sehat Tak Hanya tentang Covid-19 Tapi Juga Ibu-ibu Hamil dan Anak Sehat hingga Ambulans Laut

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Mansur AM

Ada target mengenai penanganan stunting?

Nurdin Abdullah: Saya kira apa yang dijelaskan oleh pak wagub tadi, yang punya tanggung jawab utama sebenarnya daerah.

Kami supporting dalam rangka bagaimana mencegah stunting ini terus meningkat setiap tahunnya. Sehingga kami terus melakukan monitoring melalui dinas kesehatan termasuk juga kerja PKK. PKK ini penting terus pendamping Desa juga kita berikan ya. Saya yakin dan percaya kalau kita menangani ini dari 1000 hari pertama kelahiran saya yakin kita bisa cegah.

Oleh karena itu saya kira kedepan memang lagi-lagi ekonomi masyarakat ini harus kita perbaiki. Kalau ekonominya baik dia juga bisa memberikan gizi yang baik kepada keluarganya.

Pak kemarin pak gubernur melaporkan kepada presiden mengenai penanganan Covid-19. Bapak melaporkan bahwa sudah mulai bisa dikendalikan ini virus. Bagaimana kedepannya penanganan covid ini?

Nurdin Abdullah: Saya kira satu hal yang menggembirakan bagi kita walaupun memang ini sebuah program yang tidak mudah ya. Yang pertama adalah bagaimana kita memisahkan yang sakit dengan yang sehat.

Jadi yang sakit tentu kita rawat. Bagi yang ada komorbid atau Penyakit penyerta itu di rumah sakit. Sementara yang terkonfirmasi positif tapi tidak ada gejala kita isolasi di hotel. Kenapa di hotel?

Supaya ekonomi juga bisa berjalan. Kalau kita tidak gunakan hotel saya yakin percaya bahwa karyawan karyawati dirumahkan karena hotelnya harus tutup.

Ini ada enam hotel yang kami berdayakan. Yang kedua catering-catering ini juga kami berdayakan.

Dua hal ini penting sekali untuk menyembuhkan pasien Covid-19. Karena hotel nyaman dan catering memberikan gizi yang baik. Terus ada beberapa program yang tentu diberikan setiap hari sehingga mereka tidak bosan. Alhamdulillah kalau kita bandingkan yang dirawat rumah sakit dan yang di rawat di hotel itu tingkat kesembuhan itu 90% yang dihotel.

Sementara yang di rumah sakit itu sekitar 79%. Kedepan saya kira selama vaksin belum dilakukan, obat belum ada kuncinya adalah kita tidak bisa menjamin bahwa covid ini bisa melandai artinya protokol kesehatan menjadi sangat penting. Jadi kalau protokol kesehatan ketat kita lakukan Saya yakin kita akan bersabar sambil menunggu vaksin dilakukan. Kalau vaksin ditemukan kita sudah vaksin semua tentu virus ini tidak akan hilang tapi kalau kita kena sudah ada obatnya.

Kalau penanganannya bagaimana mulai dari deteksi tracing, tracking, fencing dan lainnya?

Nurdin Abdullah: Itu sudah dari awal. Awalnya memang kitakan masih bergantung dengan litbangkes. Jadi semuanya kita kirim ke Jakarta, Tapi dua minggu kemudian kita sudah bisa mengoperasikan lab kita. ada yang di Unhas ada di Wahidin dan lainnya.

Ada 7 lab kita, Unhas saja bisa kapasitasnya sampai 4000. Cuma memang kemampuan tracing ini yang harus lebih kencangkan lagi.

Kendalanya sendiri pak? Mungkin ada masyarakat yang takut diswab?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved