Breaking News:

Tribun Bone

Datangi Kantor DPRD Bone, Warga Desa Tawaroe Resah Aktivitas Tambang Galian C

Sejumlah warga Desa Tawaroe mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone untuk menyampaikan aspirasi.

Ist
Warga Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) saat mendatangi DPRD Bone untuk menyampaikan aspirasi terkait tambang galian C, Senin (7/9/2020) 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Aktivitas tambang galian C meresahkan warga Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sejumlah warga Desa Tawaroe mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone untuk menyampaikan aspirasi.

Aktivis tambang galian C yang sudah beroperasi puluhan tahun mulai meresahkan dan berdampak ke masyarakat.

Perwakilan warga, Basri mengatakan tanah di sepanjang Sungai Walanae mulai longsor.

"Terdapat masjid terancam longsor dan terjatuh ke sungai. Begitu pula pekuburan masyarakat setempat. Sudah ada jasad yang jatuh ke sungai," katanya Senin (7/9/2020).

Tak hanya itu, pemukiman warga juga terancam. Aktivitas tambang membuat erosi, sehingga sungai semakin terkikis. Akibatnya rumah warga juga terancam.

Ia mengatakan aktivitas tambang galian C telah dilaporkan kepada Kepala Desa Tawaroe dan Kapolsek Dua Boccoe.

Sambil menunggu tindaklanjut keduanya, warga juga menyampaikan keluhan ke DPRD Bone.

"Kami meminta aktivitas tambang dihentikan karena sudah merusak," tegasnya.

Ia pun berharap seluruh pihak terkait mengambil tindakan tegas dan tidak melakukan pembiaran.

"Jangan melakukan pembiaran. Jangan sampai warga bertindak sendiri sehingga terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujarnya.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved