Breaking News:

Tribun Enrekang

DPMPTSP Enrekang Akui Ada 3 Perusahaan Tambang Baru yang Izinnya Sedang Berproses

Saat ini ada tiga perusahaan tambang yang sedang mengurus rencana pembukaan tambang baru di Kabupaten Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M AZIS ALBAR
Kepala DPMPTSP Enrekang, Haleng Lajju 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Beberapa waktu lalu dua kelompok masyarakat di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan berunjuk rasa menolak adanya tambang galian C yang akan beroperasi di wilayahnya.

Dua kelompok masyarakat itu adalah warga Dusun Penja, Kecamatan Enrekang dan warga Dusun Pudukku, Kecamatan Cendana.

Adanya tambang dianggap dapat merusak lingkungan dan membahayakan pemukiman masyarakat sekitar.

Lantas benarkah akan ada rencana penambangan di dua lokasi itu?

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Enrekang, Haleng Lajju mengakui saat ini ada tiga perusahaan tambang yang sedang mengurus rencana pembukaan tambang baru di Kabupaten Enrekang.

Menurutnya, tiga perusahaan itu ada di tiga titik berbeda yakni di Dusun Penja, Kecamatan Enrekang atas nama Krisyanti.

Adapula di Dusun Pudukku, Kecamatan Cendana atas nama Ali Suryaji Kartono serta adapula perudaahn di Riso, Kecamatan Cendana yang sementara berproses.

"Iya memang ada yang urus baru yang di Penja, Pudukku ada juga di Riso yang sementara berporses izinnya," kata Haleng Lajju, Minggu (23/8/2020).

Hanya saja, ia mengakui dari semua itu sampai saat ini belum ada yang dikeluarkan izinnya.

"Sampai saat ini pun kita belum terbitkan izin prinsip. Yang di Pudukku itu memang sudah ada izin prinsipnya. Pudukku itu sejak 2019 dia urus, Ali Suryaji Kartono, tapi masih ada rekomendasi izin lingkungan juga yang harus dipenuhi," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved