Hanya karena BTS, 3 Orang Tentara Muda Korea Utara Ditangkap, Ada Apa?
Dikutip dari Allkpop melalui Tribunnews.com, ketiganya ditangkap ketika dalam perjalanan ke Gunung Baekdu pada 5 Agustus 2020.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUNTIMURWIKI.COM- Nasib tak mengenakan harus dirsakan oleh tiga orang tentara muda.
Di usia belia mereka dikabarkan harus tertangkap.
Bukan karena melakukan kesalahan brutal.
Melainkan, karena alasan terpengaruh budaya Korea Selatan.
Ya tentara tersebut berasal dari Korea Utara.
Dikutip dari Allkpop melalui Tribunnews.com, ketiganya ditangkap ketika dalam perjalanan ke Gunung Baekdu pada 5 Agustus 2020.
Mereka tengah perjalanan naik kereta bersama rombongan tentara lainnya.
Ketika kereta sampai di Provinsi Hamgyong, Stasiun Sokhu, kereta berhenti karena kekurangan daya.
Di Korea Utara, hal tersebut sudah biasa terjadi.
Penumpang harus menunggu hingga berjam-jam untuk kereta dapat hidup dan berjalan kembali.
Hal tersebut pernah diangkat oleh drama Korea Selatan populer, Crash Landing on You.
Dimana kedua tokoh utama harus menghabiskan waktu lama di padang rumput karena kereta yang mogok.
Berbeda dengan kisah drakor, kereta mogok ini justru membuat tiga orang tentara kena apes.
Untuk menghabiskan waktu, tiga orang tentara bercanda dengan menari.
Mereka disebut menari lagu BTS 'Blood Sweat and Tears' dan ditonton oleh anggota tentara lainnya.
Tiba-tiba, anggota penjaga menangkap ketiga tentara itu.
Suasana yang tadinya meriah jadi tegang.
Ketiga tentara dianggap melakukan propaganda Korea Selatan.
Unit tentara mereka pun sempat dinyatakan sedang dalam 'emergency'.
Ketiga tentara mengelak tuduhan propaganda dan mengatakan tidak tahu jika itu adalah koreografi lagu BTS.
Mereka hanya tahu tarian itu tengah populer di unit mereka.
Kini, mereka dikabarkan tengah menunggu laporan hukuman yang akan dijatuhkan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Tentara Korea Utara Dihukum karena Menari Lagu BTS, Mirip Adegan Crash Landing On You