Tribun Business Forum
Begini Inovasi Hotel di Era Kebiasaan Baru
Dengan menghadirkan Publc Relation (PR) Grand Maleo Hotel Makassar Stephanie Andi Hamzah dan Marcomm Manager Claro
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribun Business Forum seri #10 kembali disiarkan Kamis (6/8/2020) mulai pukul 16.00 - 17.15 Wita.
Program ini akan kembali disiarkan di Facebook dan YouTube Tribun Timur.
Kali ini tema yang diusung yakni Inovasi Industri Perhotelan di Era Kebiasaan Baru.
Dengan menghadirkan Publc Relation (PR) Grand Maleo Hotel Makassar Stephanie Andi Hamzah dan Marcomm Manager Claro Makassar Richwan Wahyudi.
Juga akan hadir Director of Sales and Marketing The Rinra Hotel Ari Priswidyastuti dan Executive Assistant Manager Novotel Grand Shayla Makassar Winaryo.
Winaryo mengatakan di tengah pandemi Covid-19 Novotel Grand Shayla Makassar tetap jalan seperti biasa dengan kebiasaan baru dengan mulai menerapkan protokol kesehetan hingga menghadirkan promo terbaik.
"Kami sangat bersyukur masih bisa bertahan. Okupansi Novotel Grand Shayla Makassar juga mulai mengalami kenaikan," katanya.
Promo yang dihadirkan untuk kembali menciptakan kedekatan ditengah masyarakat.
Dilain sisi, Stephanie Andi Hamzah mengaku setelah Grand Maleo Makassar sempat tutup sejak Maret hingga 3 Agustus 2020, manajemen telah menghadirkan suasana yang berbeda.
"Kami perbarui dari segi interior dan kamar juga kapasitas ruangan yang diperluas dan tentunya menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah," katanya.
Sama dengan Novotel Grand Shayla Makassar, Grand Maleo juga menghadirkan promo untuk mengajak masyarakat melihat perubahan hotel bintang tiga ini.
Untuk Untuk The Rinra sendiri, mewajibkan para tamu yang akan cek ini membawa surat keterangan kesehatan baik rapid test dan PCR.
"Selain itu mereka harus mengisi form kesehatan yang sudah disiapkan manajemen hotel," kata Ari Priswidyastuti.
Selain itu, setiap kamar di The Rinra juga rutin disemprotkan disinfektan. Termasuk para karyawan seperti housekeeping yang menggunakan hazmat saat sedang bekerja.
"Jadi para tamu biasanya kebingungan melihat orang menggunakan hazmat. Dikiranya tenaga kesehatan padahal mereka ada karyawan kami," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tribun-busine4rfr.jpg)