Breaking News:

Jalan Rusak

Baru Sebulan Lebih Diresmikan Bupati Luwu, Ruas Padang Sappa-Noling Sudah Berlubang

Kualitas proyek pengaspalan ruas Padang Sappa-Noling di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dipertanyakan.

ist
Ruas Padang Sappa-Noling di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sudah berlubang padahal baru sebulan lebih diresmikan Bupati Luwu Basmin Mattayang. 

TRIBUNLUWU.COM, BUPON - Kualitas proyek pengaspalan ruas Padang Sappa-Noling di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dipertanyakan.

Proyek yang baru diresmikan Bupati Luwu Basmin Mattayang pada 11 Juni 2020 lalu sudah berlubang dan retak di sejumlah titik.

Informasi dihimpun proyek tersebut menelan anggaran Rp 11,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Di laman LPSE Luwu, disebutkan perusahaan pemenang tender adalah PT Hikmat Gemilang Konstruksi beralamat di Jl Kamino No 8 Makassar.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Luwu, Usdin Iskandar mengaku baru mengetahui kerusakan itu.

Menurut dia, proyek itu masih dalam masa pemeliharaan.

"Proyek ini masih dalam tahap pemeliharaan oleh rekanan," kata Usdin, Minggu (2/8/2020).

Sebagai informasi, Bupati Luwu Basmin Mattayang meresmikan penggunaan ruas jalan Padang Sappa-Noling di Lapangan Sepakbola Andi Tadda, Kelurahan Noling, Kecamatan Bupon, pada Kamis (11/6/2020).

Basmin dalam sambutannya mengatakan, visi misi Pemkab Luwu sejak tahun lalu dan empat tahun ke depan adalah bekerja tuntas berkelanjutan tanpa ada intervensi politik didalamnya.

"Pengaspalan ruas Padang Sappa-Noling ini merupakan program Pemkab Luwu yang disebut program tuntas berkelanjutan, semua harus tuntas," katanya.

Perumpamaan program ini adalah apabila perencanaan 500 meter, maka 500 meter itu harus tuntas pekerjaannya.

"Jika perencanaan tujuh kilometer maka tujub kilometer itu harus tuntas. Jika APBD pokoknya tidak selesai maka dananya ditambahkan melalui APBD Perubahan sampai tuntas," ucap Basmin disambut aplaus warga.

Ia menjelaskan, anggaran pengaspalan ruas Padang Sappa-Noling sepanjang 7,2 kilometer dan lebar lima meter bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp 11,9 miliar.

"Infrastruktur jalan merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat selain pengairan, pendidikan, dan kesehatan. Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," paparnya.(*)

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Chalik Mawardi

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved