4 Kebijakan Nadiem Makarim sejak Jadi Menteri Tuai Pro Kontra,Ada Wacana Belajar Jarak Jauh Permanen
Nama Nadiem Makarim terus jadi sorotan setelah Program Organisasi Penggerak (POP) menuai polemik
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
2. Kerja sama dengan Netflix
Masih dalam rangka pembelajaran di tengah pandemi Covid-19, Kemendikbud yang dipimpin Nadiem Makarim menggandeng Netflix dalam pengadaan film dokumenter untuk program belajar dari rumah.
Film tersebut ditayangkan di TVRI.
Kebijakan tersebut pun menuai polemik.
Komisi Penyiaran Indonesia menyayangkan langkah Kemendikbud karena memilih konten kreator luar negeri.
"Dalam mengembangkan BDR, pelibatan penyedia konten dari luar negeri dapat dipandang sebagai jalan pintas dan kurangnya apresiasi pada produksi konten dalam negeri," ujar Komisioner KPI Pusat Hardly Stefano Pariela dalam keterangan tertulis di situs web KPI tertanggal 23 Juni 2020.
Sementara itu, Nadiem menyebut kerja sama Kemendikbud dan Netflix tidak menggunakan anggaran alias gratis.
"Mengenai Netflix 100 persen gratis dan bertujuan dalam kebinekaan global, terutama untuk planet kita dan pengetahuan global sains. Dan itu secara fundamental suatu knowledge global," kata Nadiem dalam raker dengan Komisi X secara virtual, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (22/6/2020).