Breaking News:

Tribun Bantaeng

Kasus Perceraian di Bantaeng Didominasi Istri Ajukan Gugatan ke Pengadilan Agama

Hal itu disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Bantaeng, Muhammad Baedawi.

TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Humas Pengadilan Agama Bantaeng, Muhammad Baedawi 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dari 250 kasus gugatan yang ditangani Pengadilan Agama Bantaeng, 80 persennya adalah kasus perceraian.

Kasus perceraian didominasi cerai gugat yang dilayangkan oleh sang istri.

Hal itu disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Bantaeng, Muhammad Baedawi.

"80 persen kasus perceraian dari 250 gugatan didominasi diajukan oleh Istri," kata Baedawi, saat ditemui di kantor Pengadilan Agama Bantaeng, Selasa (28/7/2020).

Ia menjelaskan, dominasi gugat cerai yang dilayangkan istri tidak hanya terjadi di Kabupaten Bantaeng, akan tetapi hal itu juga banyak terjadi diberbagai wilayah di Indonesia.

Mereka yang menggugat cerai suaminya kebanyakan beralasan karena tidak mendapatkan nafkah secara lahiria.

"Kebanyakan istri yang gugat cerai suaminya karena tidak diberikan nafkah," jelasnya.

Selain itu, kemungkinan disebabkan karena terpengaruh pergaulan luar, sehingga nilai dari materi itu lebih utama dari pada keluarga.

Biasanya komunikasi yang kurang baik juga memicu munculnya sebuah permasalahan yang sebenarnya bisa diselesaikan berdua.

Oleh karena itu, pentingnya diberikan pemahaman yang lebih tentang hak dan kewajiban suami istri sebelum menikah.

Agar ketika terjadi suatu permasalahan dalam rumah tangga dapat diatasi dengan baik. Sehingga, tak selalu berujung perceraian.

Namun, apabila ada yang gugat cerai suaminya atau cerai talak istrinya, sebelum disidangkan tetap diusahakan untuk mereka bisa rujuk dengan proses mediasi.

"Diusahakan kepada mereka yang ingin bercerai untuk bisa rujuk kembali dengan cara mediasi, bahwa cerai sebenarnya bukan solusi yang terbaik," jelasnya.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution.

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved