Pura-pura Kejar Pencuri, Polisi Gadungan Rampok Pedagang Sapi Jika Melawan Diancam Tembak, Kronologi
Pelaku berinsial HMS (31), warga Dusun III, Kampung Komring Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.
TRIBUN-TIMUR.COM - Aksi perampokan mulai marak. Sasarannya pedangang sapi.
Korban sudah ada. Pelaku Berlagak menjadi anggota polisi yang hendak mencegat pencuri sapi.
Seorang perampok mencegat dan mengikat pedagang sapi di Lampung Tengah.
Pelaku berinsial HMS (31), warga Dusun III, Kampung Komring Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.
Polisi Gadungan tersebut menyerahkan diri ke Polsek Gunung Sugih pada Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.
• Brigjen Prasetijo Utomo di Balik Kasus Djoko Tjandra Diperiksa Penyidik Atas Persetujuan Dokter
• Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah dan Arafah Sebelum Idul Adha, Rugi Jika Tak Dilaksanakan
Kapolsek Gunung Sugih, Iptu Des Herison Syaputra mengatakan, pelaku dilaporkan oleh korban, Maridi (54), warga Dusun Bangun Sari, Kecamatan Padang Ratu.
“Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban pada Rabu, 24 Juni 2020 sekitar pukul 3.00 WIB,” kata Herison dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/7/2020).
Modus pelaku, kata Herison, berpura-pura menjadi anggota kepolisian yang hendak mencegat pencurian sapi.
Perampokan itu berawal saat korban pulang dari mengambil sapi yang dibelinya di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Dalam perjalanan pulang, korban yang mengendarai mobil Carry dihentikan oleh dua orang pemotor di jalan di Kampung Komring Putih, salah satunya adalah HMS.
Salah seorang pengendara sepeda motor itu meminta korban berhenti.
Pelaku HMS beralasan harus memeriksa korban yang sedang membawa sapi karena di daerah itu baru terjadi pencurian sapi.
Pelaku HMS kemudian mengajak korban ke arah jembatan.
Korban diperintah membuka jaket.
Pelaku lalu mengikat korban dengan kain masker yang dipakai korban.