Banjir Bandang Luwu Utara
KNPI Luwu Timur Distribusikan Bantuan Banjir Bandang Luwu Utara di Lokasi Pengungsian Meli
KNPI Luwu Timur mendistribusikan bantuan ke lokasi banjir bandang di Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Suryana Anas
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur mendistribusikan bantuan ke lokasi banjir bandang di Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Bantuan dibawa langsung ke lokasi pengungsi di wilayah Meli, Radda, Kecamatan Baebunta, Kamis (16/7/2020) malam.
Di lokasi ini, pengungsi mendirikan tenda dari terpal. Jumlah tenda ada puluhan yang dihuni 480 kepala keluarga (KK).
Tercatat, total titik pengungsian di angka 39 titik. 20 diantaranya dibangun oleh Pemkab Luwu Utara.
Ketua KNPI Luwu Timur, Hendrik Amir mengatakan masih ada beberapa kebutuhan urgent pengungsi belum maksimal tersedia.
Selain bantuan makanan dan obat-obatan, KNPI Luwu Timur juga fokus pada bantuan kebutuhan balita, sarung dan terpal juga.
Kondisinya (pengungsi) lumayan baik, logistik saya kira cukuplah disana," kata Hendrik kepada TribunLutim.com, Jumat (17/7/2020).
KNPI Luwu Timur terus melakukan penggalangan dana untuk membantu kebutuhan pengungsi banjir bandang.
"Ini sementara kami adakan penggalangan kedua untuk kloter II. Alhamdulillah, sudah ada Rp 8.5 juta sudah masuk tadi pagi dari dua donasi," tutur Enda sapaan Hendrik.
Banjir bandang menghantam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Senin (13/7/2020) malam. Ratusan rumah tertimbun tanah dan beberapa hanyut.
Beberapa lokasi yang terkena dampak seperti Kecamatan Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, Sabbang, Malangke, dan Malangke Barat.
Sedangkan di Balebo Kecamatan Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta adalah wilayah yang terparah kena dampak banjir bandang.
Saat ini, sudah 32 orang ditemukan meninggal akibat bencana ini.
Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19