Rekam Jejak Fedrik Adhar, Jaksa yang Menangani Kasus Novel Baswedan, Tuntut Pelaku 1 Tahun Penjara
Fedrik Adhar menjadi sosok jaksa yang menjadi sorotan setelah menuntut pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan hanya dengan hukuman 1 tahun penjara
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
3. Menuntut hukuman mati Zul Zivilia
Tahun lalu, Fedrik juga sempat menjadi sorotan.
Ia waktu itu menjadi JPU atas kasus narkoba yang menimpa vokalis Zivilia yakni Zulkifli alias Zul.
Dalam sidang yang berlangsung pada Senin (9/12/2019) silam, Fedrik menuntut Zul dengan hukuman mati.
"Terdakwa tiga, Zulkifli bin Jamaluddin selama seumur hidup dengan tetap ditahan," ujar jaksa Fedrik Adhar saat membacakan tuntutannya.
Dalam pertimbangannya, jaksa menilai Zul telah menyimpang dari program pemerintah dan merusak generasi muda.
"Untuk terdakwa Zulkifli, hal-hal yang memberatkan tidak sejalan dengan program pemerintah dan merusak generasi muda Indonesia. Hal-hal yang meringankan tidak ada," tegasnya.
Jaksa menuntut Zul dengan Pasal 114 ayat 2 juncto 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Akan tetapi, majelis hakim berkata lain. Penyanyi lagu “Aishiteru” ini divonis selama 18 tahun penjara.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rekam Jejak Jaksa yang Tuntut Penyerang Novel Baswedan Dihukum 1 Tahun Penjara"