Breaking News:

Banjir Bandang di Luwu Utara

BPBD Luwu Utara Sebut Baru 10 Korban Tewas Akibat Banjir Bandang

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara, Muslim Muchtar mengatakan, korban meninggal ditemukan hingga pukul 15.30 Wita sebanyak 10 orang.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan porak-poranda usai diterjang banjir bandang, Senin (13/7/2020) malam. Lumpur memenuhi setiap sudut 'kota kecil' berjarak 450 kilometer dari Makassar. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara, merilis data terbaru jumlah korban banjir bandang Sungai Masamba dan Sungai Radda yang meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara, Muslim Muchtar mengatakan, korban meninggal ditemukan hingga pukul 15.30 Wita sebanyak 10 orang.

Mayat ke-10 orang itu, sebut Muslim berada di dua rumah sakit.

"Tujuh di RS Hikmah dan tiga di RSUD Andi Djemma," ujar Muslim, Selasa (14/7/2020).

Saat ini, sebut Muslim, pihaknya telah mendirikan tujuh posko bagi para korban banjir.

"Pada setiap posko didirikan dapur umum," katanya.

Selain di posko, pegungsi juga tersebar di rumah warga, kantor pemerintahan, sekolah, dan rumah ibadah.

"Adapun luas lahan tertibun lumpur bercampur pasir di dua titik mencapai puluhan hektare," katanya.

Ia mengimbau warga tetap waspada sebab hujan masih turun.

"Kami imbau warga tetap waspada, hujan masih terus turun," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved