Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Legislator Makassar Sebut Ada Dugaan Suap Sistem PPDB Non Zonasi, Begini Pembelaan Kadis Pendidikan

Ajid menyatakan bahwa dalam prosesnya, ia banyak menerima aduan dari orang tua siswa terkait adanya pungutan liar (pungli) di sekolah.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Sudirman
Ist
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Makassar Sahruddin Said (Ajid) geram dengan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur non-zonasi yang baru saja dilaksanakan. 

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Makassar, Amalia Malik mengakui potensi kecurangan itu bisa terjadi.

Hanya saja, katanya jika ada, maka hal itu bukan kesalahan instansi Dinas Pendidikan Makassar, tapi murni dilakukan oleh oknum yang ada di sekolah.

"Betul kecurangan itu bisa dilakukan dan dimainkan operator. Sebab operator yang menyeleksi dan memutuskan siapa yang lolos untuk dibawa ke dewan guru. Tentu hal-hal ini diluar dari jangkauan saya. Bahkan kadang data sudah masuk ke Disdik lalu ditarik lagi oleh sekolah," ujarnya kepada wartawan.

Jika betul ada hal demikian yang terjadi di lapangan dalam proses seleksi PPDB non-zonasi, maka sebaiknya dilaporkan saja ke pihak berwajib. Sebab, katanya seluruh kepala sekolah sudah menandatangani pakta integritas.

"Jadi kalau ada yang seperti ini bisa ditindaklanjuti untuk diberi sanksi," katanya.

Ia juga mengaku telah dipanggil oleh pihak Inspektorat berkaitan masalah PPDB. "Bisa jadi laporan yang diterima anggota dewan salah satunya yang masuk ke Inspektorat," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved