Breaking News:

Tribun Makassar

Legislator Makassar Sebut Ada Dugaan Suap Sistem PPDB Non Zonasi, Begini Pembelaan Kadis Pendidikan

Ajid menyatakan bahwa dalam prosesnya, ia banyak menerima aduan dari orang tua siswa terkait adanya pungutan liar (pungli) di sekolah.

Ist
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Makassar Sahruddin Said (Ajid) geram dengan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur non-zonasi yang baru saja dilaksanakan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sekretaris Komisi D DPRD Kota Makassar, Sahruddin Said (Ajid) geram dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur non-zonasi yang baru saja dilaksanakan.

Ajid menyatakan bahwa dalam prosesnya, ia banyak menerima aduan dari orang tua siswa terkait adanya pungutan liar (pungli) di sekolah.

Ia menilai sistem tersebut tidak mampu menghilangkan pungli di sekolah.

Pendaftaran PPDB non-zonasi ini dilakukan via online selama tiga hari.

Jalur itu terdiri dari afirmasi atau untuk siswa dari keluarga tidak mampu, prestasi akademik, non-akademik, dan jalur perpindahan tugas orang tua-wali.

Ajid menjelaskan bahwa dari laporan yang ia terima, ada beberapa tenaga operator di sekolah tingkat SMP diduga menerima suap dari wali siswa agar bisa diloloskan di sekolah favorit.

Dengan bayaran senilai Rp 1 juta per-siswa, operator tersebut menjadikan PPDB online sebagai sumber pendapatan pribadi.

"Ini bukan sekadar laporan yang masuk ke saya tanpa dasar dan bukti, saya bisa sebut sekolah mana saja yang melakukan," katanya via pesan WhatsApp, Sabtu (11/7/2020).

Kemarin, kata Ajid Komisi D DPRD Makassar bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar menggelar rapat dengar pendapat di ruang paripurna DPRD, Jumat (10/7). Dalam rapat itu Ajid sangat geram.

"Kalau Bu Kadis ingin ngeles dari fakta ini, saya bisa katakan ini mungkin terjadi dihampir seluruh sekolah SMP yang ada di Makassar," tegas anggota fraksi PAN DPRD Makassar itu.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved