Sejarah Hari Ini: Satelit Komunikasi Pertama di Dunia Diluncurkan, Indonesia 'Melihat' Dunia
Peluncuran Satelit Telstar I pada 10 Juli 1962 membawa perubahan bagi dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Seperti kisah yang tercatat di Indonesia pada 1968-1969.
Dikutip dari Harian Kompas, 5 September 1968, atas persetujuan Pemerintah Indonesia, Amerika Serikat mulai membangun satelit komunikasi di Kampung Cikukuli, Desa Cilegong, tepatnya sebelah barat Waduk Jatiluhur.
Satelit komunikasi ini akan digunakan untuk merelay siaran televisi dari luar negeri. Sejak itu, masyarakat Indonesia bisa menikmati siaran TV dari negara lain secara langsung.
Selain bisa menikmati siaran TV, keberadaan Ground Station Telstar Jatiluhur juga bisa mempercepat komunikasi Indonesia dengan luar negeri.
Melalui Stasiun Jatiluhur, telepon, suara, dan foto terhubung secara langsung ke berbagai negara seperti Australia, Jepang, Malaysia, Jerman, Inggri,s dan Spanyol.
Satelit ini mempunyai 132 saluran yang setiap harinya melayani hubungan ke luar negeri.
Ketika berlangsungnya pesta olahraga Olimpiade di Tokyo pada 1985, siaran pertandingan Olimpiade bisa tersebar luas ke penjuru dunia.
Berbagai pertandingan bisa dilihat secara langsung oleh masyarakat di dunia tanpa menunggu siaran ulangnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com Hari Ini dalam Sejarah: Peluncuran Satelit Komunikasi Pertama di Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/telstar-satelit-pertama-kali-diluncurkan-pada-10-juli-1962.jpg)