Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MODANTARA Nilai Batas Potongan 8 Persen Berisiko Ganggu Ekosistem Digital

MODANTARA menilai rencana pembatasan bagi hasil antara mitra dan platform aplikator menjadi maksimal 8 persen sebagai kebijakan yang terlalu drastis.

Tayang:
Tribun-timur.com
MODANTARA - Direktur Eksekutif MODANTARA, Agung Yudha. MODANTARA nilai batas potongan 8 persen berisiko ganggu ekosistem digital. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Asosiasi Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (MODANTARA) mencermati pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, 1 Mei 2026.

Pernyataan itu menyinggung perlindungan pekerja transportasi online, perluasan jaminan sosial, serta rencana peningkatan porsi pendapatan bagi mitra pengemudi.

MODANTARA menyatakan menghormati perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mitra pengemudi.

Bagi industri, mitra pengemudi merupakan bagian utama dari ekosistem mobilitas dan pengantaran digital.

Karena itu, upaya memperkuat perlindungan sosial, keselamatan kerja, dan keberlanjutan penghasilan dinilai perlu didukung.

Namun, MODANTARA menilai rencana pembatasan bagi hasil antara mitra dan platform aplikator menjadi maksimal 8 persen sebagai kebijakan yang terlalu drastis.

Kebijakan tersebut juga dinilai berisiko menimbulkan dampak sistemik terhadap ekosistem ekonomi digital.

Jika diterapkan tanpa kajian mendalam, aturan ini dikhawatirkan mengganggu keberlanjutan industri.

MODANTARA pun meminta pemerintah meninjau ulang rencana tersebut secara menyeluruh.

Kajian dinilai perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor ini.

Direktur Eksekutif MODANTARA, Agung Yudha, mengatakan kebijakan harus berpijak pada data dan realitas ekonomi.

“Batas potongan 8 persen mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat luas,” ujarnya seperti keterangan tertulis diterima Tribun Timur, Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, pembatasan itu berpotensi mengurangi ruang platform dalam menjaga kualitas layanan, insentif, dan keselamatan mitra.

“Ekosistem ini telah menjadi bantalan sosial bagi jutaan orang, sehingga kebijakan yang diambil perlu menjaga keberlanjutannya,” tambahnya.

MODANTARA menilai isu kesejahteraan mitra tidak bisa disederhanakan hanya pada angka potongan platform.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved