Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perspektif Syamril

Leadership Ala 5S

Membukakan pintu mobil dan membawakan tas kerja juga sama pelayan atau anak buahnya. Sebenarnya itu bukan pemimpin sejati tapi bos atau atasan.

Editor: Jumadi Mappanganro
handover
Syamril Al Bugisyi 

Oleh: Syamril
Rektor Kalla Business School

Pada bulan Juli ini sebagai awal tahun ajaran baru biasanya banyak perubahan kepemimpinan di dunia pendidikan.

Kepala sekolah baru banyak yang diangkat menjadi pemimpin di tingkat sekolah. Rektor, wakil rektor, dekan dan lainnya di perguruan tinggi juga demikian.

Sebagai pemimpin mereka diharapkan dapat menjalankan tugas kepemimpinan secara efektif.

Ada lima hal yang harus diperhatikan agar dapat memimpin secara efektif sehingga amanah, tugas dan tanggung jawab dapat ditunaikan dengan baik.

Semuanya diawali dengan huruf S sehingga bisa disingkat 5S yaitu spiritual, servant, speed, smart, dan solid.

8 Tempat Ini Dilarang Simpan Ponsel, Bisa Pengaruhi Kesuburan Hingga Meningkatkan Risiko Kanker

Spiritual terkait dengan keyakinan bahwa menjadi pemimpin itu amanah yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.

Umar bin Abdul Aziz saat diangkat menjadi khalifah mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Dia menganggap itu musibah karena sadar beratnya amanah yang harus dijalankan.

Berbeda dengan zaman sekarang. Umumnya kalau diangkat jadi pemimpin biasanya orang mengadakan syukuran.

Amanah itu dianggap anugrah dan nikmat karena adanya kehormatan, fasilitas, gaji, tunjangan dan kekuasaan.

Kepemimpinan sebagai anugrah dan nikmat bukan di awal saat diangkat.

Tapi jika sudah mampu menjadi pemimpin yang adil karena merupakan salah satu golongan yang akan mendapatkan naungan dari Allah di Hari Perhitungan.

Jadi perlu usaha dan kerja keras agar dapat adil dalam memimpin.

Komponen kedua dari kepemimpinan yaitu servant atau melayani. Dalam ajaran Islam pemimpin adalah khodimul ummah atau pelayan masyarakat.

Kalla Toyota Gelar Customer Gathering Online Series 8 Bahas UMKM

Kedudukannya harus dapat berdampak positif pada masyarakat yang dipimpinnya. Kebijakannya harus memihak kepada kepentingan rakyat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved