Konkerkab PGRI Lutra
PGRI Luwu Utara Dapat Pujian dari Bupati Indah Putri Indriani
Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) Pertama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Luwu Utara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) Pertama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Luwu Utara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Sabtu (4/7/2020).
Konkerkab dibuka Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Indah dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Konkerkab PGRI.
Setelah PGRI mengangkat tema "Literasi Digital dalam Upaya Peningkatan Penguasaan Teknologi Informasi Guru Luwu Utara Menuju Society 5.0" pada Konkerkab tersebut.
Tema ini kata bupati sangat tepat di tengah wabah Covid-19.
"Yang pertama, saya mengapresiasi Konkerkab PGRI karena digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kedua, saya juga mengapresiasi PGRI Luwu Utara karena mengangkat tema Literasi Digital Society 5.0 dalam pelaksanaan konferensi kerjanya. Luar biasa, saya senang, PGRI mengangkat tema ini," kata Indah.
Meski begitu, orang nomor satu di Luwu Utara ini berharap agar tema yang diangkat bukan sekadar tema yang dipajang, tetapi harus bisa diaplikasikan.
Menurut dia, guru harus bisa memberi contoh karena digugu dan ditiru setiap kata dan perbuatannya.
Tentu oleh seluruh anak didik mereka di sekolah.
"Tinggal aplikasinya saja. Jangan sampai no action talk only, tapi saya yakin bapak dan ibu semua memiliki tanggung jawab untuk mengaplikasikan tema yang kita angkat. Saya tidak pernah sedikit pun meragukan komitmen bapak dan ibu semua dalam memajukan dunia pendidikan kita," ujarnya.
Ketua PGRI Luwu Utara, Jamiluddin, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada bupati dan kepala Dinas Pendidikan yang bisa ikut hadir memberikan motivasi kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI.
Utamanya yang terkait dengan pelaksanaan Konkerkab.
Jamiluddin menyebutkan, tema ini sudah sangat tepat di tengah pandemi Covid-19.
"Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini, kami jadikan sebagai momentum untuk bangkit dan maju bersama demi tantangan society 5.0. Suka tidak suka, kita harus masuk ke dalam era ini," katanya.(*)
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi