Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Hilang Ditemukan

Cerita Dibalik Hilangnya Warga Desa Baringan Mamasa, Sempat Bertemu To Pembuni

Dikaitkan dengan mimpi dan anjing yang kembali, ada kemungkinan Bongga memang tersesat di hutan dan mungkin saja sudah meninggal.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Bongga warga Desa Baringan yang dinyatakan hilang sesaat setelah ditemukan KBO Intelkam, Iptu Muh Ilyas beserta tim pencarian 

Tak butuh waktu lama, Muh Ilya akhirnya bergegas dan mengumpulkan personel, selanjutnya melakukan perjalanan dari Mamasa ke Kecamatan Pana' melalui jalur Kecamatan Sumarorong-Nosu.

"Hari selasa 29 Juni sekitar pukul 15.00 kami tim melakukan persiapan. Tidak lama, kami berangkat dan tiba di Sumarorong sekira pukul 17 sore.

Kami lanjutkan perjalanan ke Kecamatan ke Pana lewat Kecamatan Nosu, tiba di Pana' di rumah kepala desa sekira pukul 22 malam," terang Muh Ilyas keadapa Tribunmamasa.com di salah satu mini market, Kamis (2/7/2020) siang.

Setiba di Pana kata Ilyas, ia mencoba menggali cerita terkait hilangnya Bongga.

Kata Ilyas, dibalik hilangnya Bongga ada cerita yang menarik lantaran saat meninggalkan rumah, ia pergi bersama seekor anjing peliharaannya. Tetapi anjing itu kembali setelah tiga hari di hutan.

Menurut Ilyas, sebelum akhirnya dinyatakan hilang, di hari pertama ia masih sempat makan siang bersama salah satu warga di sekitar kebun.

"Menurut cerita istrinya, tidak seperti biasanya dia bawa bekal saat ke hutan. Jadi bekal itu yang dia makan," tutur Ilyas.

Saat makan lanjut Ilyas, seorang warga yang sempat makan siang bersama Bongga bercerita bahwasanya Bongga sempat mimpi bertemu seorang wanita cantik.

"Yang terakhir bertemu Bongga ini bercerita kalau dia mimpi semalam ketemu sama wanita cantik," kata Ilyas.

Setelah menggali cerita awal Bongga hilang, Ilyas mengaku menyimpulkan ada hal tidak wajar terkait hilangnya Bongga, dikaitkan anjingnya yang kembali dan mimpi bertemu wanita.

"Anjing kalau kembali sementara tuannya tidak kembali, kecuali orangnya tiba-tiba hilang, tentu itu pertanda tidak baik," ujarnya.

Soal mimpi wanita cantik, kata Ilyas, itu pertanda sungai. Sementara di sekitar lokasi tempat Bongga hilang, ada beberapa aliran sungai.

"Biasanya kalau orang tersesat di hutan, pasti mencari sumber air," kata Ilyas bercerita.

Dikaitkan dengan mimpi dan anjing yang kembali, ada kemungkinan Bongga memang tersesat di hutan dan mungkin saja sudah meninggal.

Ilyas lanjut bercerita, keesokan harinya tepat 30 Juni 2020, ia dan tim pencari bersiap melakukan pencarian.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved