Tribun Wajo
Soal Euforia WTP, Fraksi Gerindra 'Semprot' Pemkab Wajo Saat Sidang Paripurna
Fraksi Partai Gerindra menyoroti Pemerintah Kabupaten Wajo saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (1/7/2020).
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Fraksi Partai Gerindra menyoroti Pemerintah Kabupaten Wajo saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (1/7/2020).
Partai yang menempatkan 6 legislatornya di DPRD Wajo itu menyoal laporan pertanggungjawaban laporan pelaksanaan APBD 2019.
Juru Bicara Fraksi Gerindra, Herman Arif saat membacakan pemandangan umunya menyebutkan jika kebanggaan atas predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) adalah tidak tepat.
"Penyajian laporan keuangan WTP sebenarnya adalah kewajiban, bukan prestasi. Tak perlu digembor-gemborkan dan malah menjadi euforia belaka," katanya.
Anggota Komisi II itu menambahkan, prestasi yang mesti diraih oleh Pemerintah Kabupaten Wajo yang megusung tagline "Pammase" itu mestinya adalah mengurangi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.
"Percuma WTP diraih jika masih banyak masyarakat hidup dalam kubangan kemiskinan, jangan euforia dengan WTP jika masih banyak pengangguran dan warga miskin," katanya.
Sebagaimana diketahui, sidang paripurna II masa persidangan III, tahun sidang 2019/2020 dalam rangka pengajuan rancangan peraturan daerah (ranperda) Kabupaten Wajo menjadi peraturan daerah (perda) Kabupaten Wajo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/herman-arif-membacakan-pemandangan-umum-fraksi-partai-gerindra.jpg)