Tribun Makassar
Bicara di Depan Kader Ansor Sulsel, Marsyudi Syuhud Ungkap Strategi Recovery Ekonomi di Masa Pandemi
Narasumber yang hadir yakni Ekonom Islam DR.K.H. Marsyudi Syuhud. Ia merupakan pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Barat.
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sulsel, menggelar pengajian recovery ekonomi melalui aplikasi zoom, Minggu (21/6/2020).
Pengajian recovery ekonomi diikuti para kader GP Ansor Sulsel.
Narasumber yang hadir yakni Ekonom Islam DR.K.H. Marsyudi Syuhud. Ia merupakan pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Barat.
Dalam pengajian itu, Marsyudi Syuhud menjelaskan tentang keampuhan formulasi dan solusi ekonomi Islam dalam mengatasi krisis diberbagai tempat dan negara.
Pertama-tama para pelaku ekonomi yang ingin menjadikan Islam sebagai jalan keluar dari krisis, maka ia harus memiliki prinsip untuk menjadikan zakat sebagai indikator keberhasilan dalam menjalankan aktifitas perekonomian.
Selanjutnya penyebab dan proses terjadinya krisis yang dalam situasi dan kondisi apapun.
Ansor Banser harus sanggup untuk mendorong kekuatan ekonomi dengan mengerahkan skil dan kekuatan yang dimiliki oleh kaum santri.
Formulasi yang ditawarkan oleh ekonom Islam yang juga pernah menjadi pembicara dalam world ekonomic forum adalah, formula yang diambil dari kitab kitab klasik yang dipadu dengan apa yang ada dalan kitab kontemporer.
Marsyudi Syuhud juga mengungkap tentang situasi pandemi yang merupakan penyebab krisis ekonomi sudah diajarkan 15 abad yang lalu.
Tentang strategi menghadapi pandemi dan khusus dalam hal recovery ekonomi setiap SDM khususnya di GP Ansor.
Ia memiliki kekuatan masing masing untuk mengatasinya dan yang pertama-tama harus dilakukan adalah membaca situasi dan kondisi terkini.
Selain itu, menemukan solusi yang tepat pola recovery ekonomi harus digenjot dengan keyakinan bahwa kita semua memiliki modal yang sama dari Allah.
Panca indera yang sama, waktu yang sama, kekuatan fikiran dan jasmani semua dimiliki, dan yang membedakannya adalah penggunaan modal sehingga mempengaruhi hasil yang ada.
Perubahan yang ada hari ini sangat bisa diatasi dengan membuat pola dan formulasi yang tepat, optimisme, kepercayaan diri, analisis yang tepat istiqomah dan bertanggung jawab.
"Kader Ansor sudah memiliki kemanpuan membaca perubahan dan keadaan di masing masing wilayah, oleh karena itu agar Kader GP Ansor Sulsel bisa menemukan formulasi recovery ekonomi di sulawesi selatan," ujarnya dalam rilis diterima tribun-timur.com.