Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Apa Maksud Kalimat Novel Baswedan 'Pelaku Sebenarnya Gemetaran Saat Ini' Pancing Dalang Dibelakang?

Saya tidak pernah merasa menyesal berbuat kebaikan sehingga kemudian diserang orang.

Editor: Waode Nurmin
Tri bunnews/Irwan Rismawan/Wisnu Agung/Beritagar.id
Novel Baswedan dan 2 terdakwa 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Penyidik senior KPK Novel Baswedan kini mulai terang-terangan bicara tentang kasusnya

Setelah dua terdakwa penyiram air keras dituntut 1 tahun penjara

Kasusnya memang masih akan digelar untuk mendengar vonis hakim

Banyak pihak mengaku kecewa dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum

Tak terkecuali Nove Baswedan juga

Ini yang kemudian membuatnya mulai bicara tentang kasusnya itu

2 Putri Mahkota Sunda Empire Ternyata Ditahan di Malaysia, Tempat Kelahiran Jadi Sorotan, Na Ra Ka?

Tak Sopan Kebiasaan Sandiaga Uno saat Lewat Depan Rumah Prabowo, Andre Taulany Malah Tertawa

Nama penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, kembali mencuat ketika tim jaksa penuntut umum (JPU), terdiri dari Ahmad Patoni, Satria Irawan, dan Fedrik Adhar, hanya mengajukan tuntutan 1 tahun penjara terhadap terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis.

Dua orang oknum anggota Polri itu dituduh sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Novel, pada 11 April 2017 lalu, dan tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Tuntutan 1 tahun penjara itu memicu kegemparan karena terlalu ringan.

JPU beralasan para terdakwa menyesali perbuatannya, telah meminta maaf kepada Novel dan keluarganya, serta perbuatan itu tidak sengaja.

"Meski sejak awal persidangan kasus itu banyak kejanggalan, saya tetap saja terkejut ketika dua terdakwa hanya dituntut 1 tahun penjara.

Saya tidak mengerti mengapa sampai segitunya. Apakah memang JPU tidak yakin mereka pelakunya? Atau memang seperti apa, saya tidak mengerti," ujar Novel.

Bagaimana Novel Baswedan melihat proses hukump kasus penyerangan terhadap dirinya, berikut petikan wawancara eksklusif tim Tri bunnews Network dengan mantan anggota Polri tersebut di Gedung KPK, kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Tanya: Anda adalah mantan polisi dan seorang penyidik, pasti punya pengetahuan dan intuisi mengenai orang yang sebenarnya terlibat dalam kasus penyerangan terhadap Anda. Apa yang Anda bayangkan mengenai orang-orang itu saat ini?

Jawab: Saya yakin sekarang mereka gemetaran. Karena apa? Mereka tahu saya tidak takut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved