Tribun Maros
Pupuk Subsidi Alami Kelangkaan, Petani di Maros Mengeluh
Banyak dari mereka terpaksa menunda memupuk padi, meski masa usia padi sudah lebih dari 20 hari tanam.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
Ia mengaku, kebutuhan pupuk subsidi di Maros mencapai 14 ribu untuk jenis urea, namun kuotanya hanya 7 ribu ton saja dari pusat.
Bahkan ia sudah meminta penambahan kuota, namun hingga saat ini belum terealisasi.
"Memang hampir tiap tahun bermasalah, karena kuota kita hanya 7 ribu ton. Sementara estimasi kebutuhan kita itu sebanyak 14 ribu. Jadi yang tersedia setengahnya saja, kita juga sudah bersurat meminta penambahan, tapi belum direalisasi," ungkapnya
Untuk penggunaan pupuk bersubsidi di lahan tambak, Alfian mengaku, jika hal itu tidak dilarang karena memang dalam Peraturan Menteri Pertanian juga telah diatur.
"Di dalam Permentan nomor 10, memang penggunaan pupuk bersubsidi untuk tambak itu diperbolehkan, jadi tidak masalah. Tapi memang ini masalah kebutuhan tidak sesuai dengan kouta yang ada," bebernya
Laporan Tribunmaros.com, M Ikhsan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/petani-di-maros-yang-sedang-melakukan-pemupukan-di-sawahnya.jpg)