Breaking News:

Larangan Pesta Pernikahan

Pengusaha Elekton Geruduk DPRD Luwu, Minta Pesta Pernikahan Diperbolehkan

Mereka menemui para wakil rakyat meminta pesat pernikahan segera diperbolehkan digelar supaya bisa memperoleh pekerjaan.

TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Puluhan pengusaha elekton di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mendatangi kantor DPRD setempat, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Puluhan pengusaha elekton di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mendatangi kantor DPRD setempat, Rabu (17/6/2020).

Pengusaha elekton yang mendatangi Gedung DPRD Luwu di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, tergabung dalam Asosiasi Music Entertaint Luwu (AMEL).

Mereka menemui para wakil rakyat meminta pesat pernikahan segera diperbolehkan digelar supaya bisa memperoleh pekerjaan.

"Karena Covid-19 pesta pernikahan dilarang, kami tidak punya penghasilan, padahal banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya di sini," ujar salah satu pengusaha elekton, Arkam.

Di era new normal, sebut Arkam, pemerintah sudah mengizinkan sektor lain untuk beroperasi, namun pesta pernikahan belum.

Padahal, sebut dia pesta pernikahan lebih mudah dikoordinir.

"Dibanding di pasar, pesta pernikahan lebih muda dilakukan pengawasan. Tapi yang kami heran kenapa sampai sekarang belum juga diberi izin," keluhnya.

Ketua Komisi I DPRD Luwu, Nur Alam Tagan, mengatakan, pengusaha elekton perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, sebab mereka juga terdampak Covid-19.

"DPRD sudah merekomendasikan pemerintah agar mendata seluruh pengusaha yang bergerak di bidang hiburan untuk diberikan insentif, agar usahanya tetap bertahan. Sisa tindak lanjut dari pemerintah bagaimana," kata politisi Partai Nasdem.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua II DPRD Luwu Zulkifli.

Menurut dia, tidak sedikit orang yang menggantungkan hidupnya pada usaha elekton.

Contohnya biduan, player, dan lainnya.

"Masalah ini kami sudah sampaikan ke Pemkab. Insya Allah akan dibahas dengan dinas terkait," katanya.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved