Korban Longsor Jeneponto

Sebelum Tertimbun Longsor di Jembatan Belong, Anak Korban Sempat Teriak 'Lari'

Jenazah korban longsor di Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan sudah diserahkan ke keluarganya.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Anak korban, Pendi, Sabtu (13/6/2020) menceritakan kronologi longsor yang merenggut nyawa ayahnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Jenazah korban longsor di Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan sudah diserahkan ke keluarganya.

Korban diketahui adalah Made. Kepada Tribunjeneponto.com, anak korban, Pendi, Sabtu (13/6/2020) menceritakan kronologi longsor yang merenggut nyawa ayahnya.

Menurutnya, sebelum terkena longsor ia bersama ayahnya mengikat rumah warga yang ada di dekat jembatan Belong.

Mereka juga memantau air disungai karena arus air terlihat sangat deras.

Ia mengaku sempat berlari bersama ayahnya, hanya saja ayahnya yang sudah tidak sanggup lari akhirnya terkena longsor.

"Pergika di jembatan lihat air, tidak lama kemudian terdengar suara rerentuhan longsor. Langsungka berteriak lari, disitumitu lari, bapakku tidak kutau bilang dimanami," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan korban timbunan longsor di Desa Rumbia Jeneponto, akhirnya ditemukan.

Tim SAR berhasil menemukan satu dari empat warga yang hilang sejak 12 Juni.(*)

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Muh Rakib

Penulis: Muh Rakib
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved