Cerita Mbah Gambreng dan Ardi, Nenek dan Pemuda Pilih Nikah Meski Dianggap Anak Sendiri
Nenek tersebut diketahui bernama Mbah Gambreng yang memiliki nama lengkap Tri Sutiyem.
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang wanita sepuh alias nenek-nenek menikah dengan pemuda berusia 24 tahun.
Nenek tersebut diketahui bernama Mbah Gambreng yang memiliki nama lengkap Tri Sutiyem.
Dia tinggal di Desa Bumiharjo, Kecamatan Lempuing, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Ia pernah menikah dengan seorang pria namun bercerai 30 tahun lalu.
Ia lalu hidup sendiri di Desa Bumiharjo, Kecamatan Lempuin, OKI, setelah bercerai.
• Kisah Mistis Driver Ojol, Jauh-jauh Bawa Penumpang ke Subang, Ternyata Bukan Manusia,Bikin Merinding
• UPDATE Corona Indonesia Rabu 10 Juni 2020, Pasien Sembuh 12.129 Orang, 1.959 Meninggal
Sehari-hari ia bekerja serabutan dengan mengambil upahan menyadap karet milik orang lain.
Ia juga berjualan pakaian keliling dan jamu untuk mencukupi kebutuhannya.
Disela-sela itu ia masih mengurus grup kuda lumping yang salah satu penarinya adalah Ardi (24), anak angkat yang sekarang jadi suaminya.
Miskin, Tapi Suka Mengangkat Anak
Namun yang orang banyak tidak tahu meski ia tidak termasuk orang kaya, bahkan dapat dikategorikan miskin, Mbah Gambreng suka mengangkat anak.
Anak angkatnya akan diurusnya sendiri, dari disekolahkan hingga dinikahkan.
Dari cerita Mbah Gambreng selama hidupnya ia telah mengangkat empat orang anak yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 1 perempuan.
Dari keempat anak angkatnya itu tiga sudah menikah dan tinggal bersama keluarganya.
Sementara satu anak angkatnya adalah Ardi Waras, yang kemudian menikah dengannya dan jadi berita viral.
“Iya, sudah empat orang anak angkat saya, 3 laki-laki dan 1 perempuan, tiga sudah menikah dan punya rumah tangga sendiri, satu lagi Ardi ini yang jadi Suami saya,” kata Mbah Gambreng kepada Kompas.com melalui telepon, Selasa (9/6/2020).
• Kisah Mistis Driver Ojol, Jauh-jauh Bawa Penumpang ke Subang, Ternyata Bukan Manusia,Bikin Merinding
• UPDATE Corona Indonesia Rabu 10 Juni 2020, Pasien Sembuh 12.129 Orang, 1.959 Meninggal