Fenomena Konjungsi Malam Ini
JADWAL Fenomena Konjungsi Malam Ini, Bulan, Jupiter & Saturnus Sejajar, Bisa Dilihat dengan Mata
Berikut ini Jadwal fenomena Konjungsi Malam Ini, Bulan, planet Jupiter & Saturnus sejajar, bisa dilihat dengan Mata Telanjang.
TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut ini Jadwal fenomena Konjungsi Malam Ini Senin (08/06/2020), bulan, planet Jupiter & Saturnus sejajar, bisa dilihat dengan Mata Telanjang.
Tak tanggung-tanggung, malam ini akan ada dua fenomena benda langit atau planet akan tampak di langit Indonesia malam ini jika cuaca mendukung.
Keduanya yakni Konjungsi Bulan dan Jupiter, serta Konjungsi tripel yakni kesejajaran bulan, Jupiter, dan Saturnus.
Berikut penjelasan lebih rincinya menurut ahli.
• Ikut Uji Kelayakan di Partai Demokrat, Yohanis Bassang Optimis Tumbangkan Petahana Tana Toraja
• Ramalan Zodiak Selasa 9 Juni 2020: Virgo Jangan Berlebihan & Aries Sibuk Sepanjang Hari
• Gelombang Pasang Rusak Jalan Kabupaten hingga Ancam Rumah Penduduk di Herlang Bulukumba
1. Konjungsi tripel: 21.00 WIB
Konjungsi atau kesejajaran tripel ini terjadi antara Bulan, Jupiter dan Saturnus.
Malam ini, Anda dapat mengamatinya pada pukul 21.00 WIB.
Anda dapat melihat fenomena benda langit ini dari arah Timur agak ke Tenggara.
Bentuknya menyerupai segitiga tumpul dimana salah satunya sudut berbentuk tumpul.
Sudut tumpul ini terletak di Jupiter.
• Thahar Rum dan Arsyad Kasmar Berebut Rekomendasi Partai Demokrat di Pilkada Luwu Utara
• Fantastis, Nasi Goreng Harga Rp1 Juta, Youtuber Bongkar Alasan yang Buat Harganya Melambung Tinggi
• Narapidana Lapas Bolangi Dijadwalkan Rapid Test Ulang
Fenomena ini dapat diamati di arah Tenggara dengan ketinggian sekitar 50 derajat di atas ufuk.
2. Konjungsi
Bulan dan Jupiter: 22.37 WIB Setelah konjungsi tripel antara Bulan, Jupiter dan Saturnus.
Malam ini juga, fenomena konjungsi atau kesejajaran Bulan dan Jupiter akan terjadi pada pukul 22.37 WIB, dengan sudut pisah sebesar 2,4 derajat.
Kesejajaran ini dapat teramati dari arah Timur agak ke Tenggara dengan ketinggian sekitar 60 derajat di atas ufuk.
Pada mekanismenya, Bulan berjarak 382.420 kilometer dari Bumi antar pusat ke pusat, dengan luasan piringan yang terkena cahaya sebesar 90,2 persen atau sudah memasuki fase Cembung Akhir.
• UPDATE Corona Indonesia, Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah Dalam 24 Jam, 406 Orang Sembuh
• Pandemi Covid-19, Kampanye Rapat Umum Ditiadakan di Pilkada Barru 2020
• Hamparan Awan Tulak Langi Tana Toraja, Tak Kalah Indahnya di Lolai Toraja Utara
Bagaimana mengamatinya?
Untuk mengamati kedua fenomena ini, Anda bisa melakukannya tanpa perlu alat bantuan optik.
Peristiwa konjungsi planet dan bulan tidak perlu menggunakan teleskop, melainkan bisa dilihat dengan mata telanjang asal langit tidak berawan.
Banyak orang bingung membedakan antara fenomena kesejajaran atau konjungsi dengan fenomena lainnya.
Perbedaannya, pada saat konjungsi, dua benda langit akan tampak saling berdekatan untuk periode yang cukup lama.
Jika berdekatan hanya lewat sejenak, tentunya bukan konjungsi.
• Ditinggal Pasangan Kawin Lari, 2 Warga Masukkan Kabel di Kemaluan Demi Nafsu Birahi, Setelah Itu
• Richard Mathews Ingin Semakin Banyak Warga Australia Kenal Makassar
• 3 Artis ini Disebut Jadi Referensi Warga Korea Selatan yang Ingin Operasi Plastik, Siapa Mereka?
Namun, jika terlihat berdekatan hingga semalam, maka hal itu bisa disebut konjungsi atau kesejajaran.
Sementara itu, terkait pengaruh fenomena konjungsi tehadap kondisi di Bumi, Anda bisa bernapas lega.
Sebab fenomena ini tidak memiliki pengaruh pada bumi.
Konjungsi hanya menarik untuk diamati dan dijadikan edukasi bila Anda memiliki minat terhadap antariksa.
*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bulan, Jupiter dan Saturnus Sejajar Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/konjungsi-planet-malam-ini.jpg)