Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Hamka Hamzah Pemimpin di Lapangan Hijau

Hebatnya lagi, 30 kali bermain, Hamka tak pernah digantikan atau masuk sebagai pemain pengganti. Dia selalu turun sejak menit awal

Tayang:
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
tribun timur/ocha alim
Hamka Hamzah saat bermain untuk PSM di Liga 1 musim 2017 di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta. 

Tahun berikutnya, tepatnya ketika Hamka pindah ke Persik Kediri, dirinya kerap mengemban ban kapten di lengannya.

"Banyak yang bilang, 'apa ada (menjadi kapten) itu dikontrak?' Nggak ada," jelas dia.

Kapten Arema FC Hamka Hamzah berjibaku dengan tiga pemain PSM Ezra Walian, Raphael Maitimo, dan Rizky Pellu
Kapten Arema FC Hamka Hamzah berjibaku dengan tiga pemain PSM Ezra Walian, Raphael Maitimo, dan Rizky Pellu (SUCI RAHAYU/KOMPAS.COM)

"Emang kita kapten ada duitnya? Nggak ada," ungkapnya sembari tersenyum.

"Yang ada susahnya aja kita (menjadi kapten). Yang ada, kita selalu menjadi bahan tempat curhat atau bahan omel-omelan dari suporter atau dari manajemen," terangnya.

Jadi, lanjut dia, seorang kapten harus kuat mental dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.

Karier Hamka mengemban ban kapten memang sudah tinggi dalam penilaian dari jam terbang.

Semasa di Borneo FC, Arema FC, Persik Kediri, PSM Makassar, Sriwijaya FC, hingga Persita Tangerang, Hamka menjadi kapten. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved