Tribun Maros

Puluhan Pimpinan Organisasi UMMA Dipecat Pihak Kampus, Mahasiswa Ancam Gugat ke PTUN

Puluhan pimpinan organisasi dipecat lantaran pernah melakukan aksi demonstrasi menuntut transparansi penggunaan anggaran kampus pada 17 Maret 2020.

TRIBUN-TIMUR.COM/IKHSAN
Universitas Muslim Maros (UMMA) di kecamatan Turikale, kabupaten Maros, Sulawesi Selatan 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Puluhan pimpinan organisasi di kampus Universitas Muslim Maros (UMMA) dipecat.

Puluhan pimpinan organisasi dipecat lantaran pernah melakukan aksi demonstrasi menuntut transparansi penggunaan anggaran kampus pada 17 Maret 2020.

Hal itu ditegaskan melalui Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh masing-masing Dekan fakultas Nomor: 19/SK/S1/FEB-UMMA/III/2020, (SK) Nomor: 07/SK/FAPERTAHUT-UMMA/III/2020 Dan (SK) Nomor: 012/SK/FKIP-UMMA/III/2020.

Salah satu mahasiswa yang namanya ada dalam SK Dekan tersebut yakni Lukman.

Lukman mengatakan, ia dipecat sepihak oleh kampus UMMA.

Sehingga ia bersama rekan-rekannya berencana untuk menempuh jalur hukum.

"Ini merupakan bentuk kesewenang-wenangan kampus terhadap mahasiswa. Apa yang kami tuntut ialah merupakan hak kami dan itu sudah sewajarnya," ujar Lukman, Rabu (3/6/2020).

Kampus juga tidak memiliki dasar hukum yang jelas tentang penerbitan SK pemecatan tersebut.

Lanjut Lukman, ia bersama rekan-rekannya tengah menyiapkan segala sesuatunya untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.

"Kami akan adukan hal ini ke Ombudsman dan PTUN," ungkapnya

Halaman
123
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved