Fakultas Sastra UMI Berduka
Hasil Tes Swabnya Negatif, Jenazah Rayudaswati Akan Dikuburkan di Sengkang, Ini Kata Rahman Pina
Butuh sekitar lima jam keluarga almarhumah menunggu hasil pemeriksaan swab.
Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Jumadi Mappanganro
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jenazah dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Rayudaswati Budi akan dikuburkan Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2020).
Saat ini jenazah telah dipulangkan dari RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo (RSWS) ke rumah duka di Jalan Onta Lama 5 No 1, Kota Makassar.
“Selanjutnya dari Makassar rencana dibawa ke Sengkang besok pagi,” tulis Andre Pranata di grup alumni UKPM Unhas, Selasa (1/6/2020) malam.
Hasil pemeriksaan swab jenazah Rayudaswati yang dilakukan RSWS, Makassar, Senin (1/6/2020) malam, almarhum dinyatakan negatif dari virus corona.
Butuh sekitar lima jam keluarga almarhumah menunggu hasil pemeriksaan swab.
Dalam swab test corona ini, petugas medis mengambil sampel apus dari saluran pernapasan pasien.
• DMI Serukan Masjid Dibuka, Ini 9 Poin Penting Surat Edaran Diteken JK
• Sambut Era Baru, TSM Makassar Mulai Sosialisasi ke Seluruh Tenant
Sampel ini kemudian dibawa diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona yang menjadi penyebab penyakit Covid-19.
Pemeriksaan swab tersebut dianggap penting untuk memutuskan apakah jenazah almarhumah dimakamkan sesuai protocol Covid-19 atau tidak.
Sebab informasi dari RSWS, almarhumah yang akrab disapa Ayu ini dinyatakan pasien PDP.
“Alhamdulillah setelah beberapa jam ditunggu, hasilnya keluar dan dinyatakan negatif,” tambah Andre.
Saat menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, sejak sore hingga malam puluhan mahasiswa almarhumah berdatangan ke RSWH.
Kanker
Kabar itu membuat sivitas akademika di Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) turut berduka.
Sebelum meninggal, Rayudaswati yang juga mantan Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMI ini dirawat di ruang isolasi RSUP Wahidin karena sakit kanker.
• Ini Alasan Prof Irawan Anggap Virus Corona Bukan Konspirasi
• 1 Juni Pasien Covid-19 Tambah 45 di Sulsel, 29 Orang dari Makassar
"Dia sebenarnya menjalani kemoterapi. Sempat beberapa kali bolak-balik ke RS. Kami sangat kehilangan dia," kata Dr Hadawiah, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMI, Selasa (1/6/2020) sore.
Rayudaswati adalah akademisi yang menyelesaikan pendidikan strata satu hingga S2-nya di Universitas Hasanuddin.