Update Corona Sulsel
Informasi Terbaru Corona di Sulsel 23 Mei 2020, Luwu Timur Melonjak Drastis, Aturan PSBB Gagal?
Berdasarkan data yang diupdate pada Jumat 22 Mei 2020, pukul 19.43 wita total angka kasus positif mencapai 1.206 orang
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Nurdin berharap, petugas yang turun ke lapangan untuk meluruskan kekeliruan masyarakat.
Petugas diperbolehkan menghukum masyarakat yang melanggar aturan, tapi tidak dengan perkataan kasar.
“Orang yang dihukum itu butuh sentuhan. Tapi saya berharap, PSBB diperlakukan, ekonomi masyarakat bisa bergerak,” harap Nurdin.
Pada PSBB tahap kedua, pihaknya lebih mengintensifkan rapid test massal.
“PSBB ini bukan lagi tutup jalan dan sebagainya. Tetapi lebih massif kepada seseorang yang terjangkit virus Covid-19. Terutama kita harus potong rantai penularan virus, di mana lokal transmisi ini betul-betul ditemukan orangnya,” kata Nurdin Abdullah.
Nurdin mengungkapkan, rapid test massal di tempat-tempat yang dianggap berpotensi penyebaran Covid-19 seperti pasar, ojol dan sebagainya.
“Apa yang kita fokus adalah daerah-daerah episentrum penularan. Yang kedua adalah kita akan menyisir pasar-pasar terutama penjual, ojol dan sebagainya. Tadi kita sudah putuskan, kebetulan kita punya rapid test cukup besar, makanya melakukan rapid test kepada seluruh masyarakat secara massif dan kita berharap satu hari bisa selesai,” jelasnya.
Distribusi Pasien Positif Corona di Sulsel, Jumat (22/5/2020) - versi Kadiskes Sulsel:
1. Makassar 627 pasien
2. Gowa 97 pasien
3. Maros 59 pasien
4. Luwu Timur 93 pasien
5. Luwu Utara 40 pasien
6. Sidrap 29 pasien
7. Parepare 29 pasien