RSUD Masamba

Mulai Besok RSUD Andi Djemma Masamba Tidak Rawat PDP Corona, Langsung ke Makassar

Hariadi menyebutkan, PDP yang masih dirawat di RSUD Andi Djemma Masamba akan dibawa ke Makassar.

chalik/tribunluwu.com
Direktur RSUD Andi Djemma Masamba, dr Hariadi 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, tidak lagi merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kasus Covid-19 mulai besok, Kamis (14/5/2020).

Hal ini berdasarkan hasil vicon antara Direktur RSUD Andi Djemma Masamba dr Hariadi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari soal alur penanganan Covid-19, Rabu (13/5/2020).

Hariadi menyebutkan, PDP yang masih dirawat di RSUD Andi Djemma Masamba akan dibawa ke Makassar.

"Berdasarkan hasil vicon dengan Pak Ichsan selaku Kadis Kesehatan Provinsi, mulai besok kita tidak lagi merawat PDP," ungkap Hariadi.

Sebenarnya, lanjut Hariadi, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi dan selama ini telah merawat PDP.

Sebelum RSUD Andi Djemma Masamba dikategorikan sebagai rumah sakit non penyangga Covid-19,

"Nantinya data pasien yang akan dirujuk dikomunikasikan via call center setelah melalui pemeriksaan penunjang laboratorium dan radiologi. Setelah itu nanti provinsi yang akan merujuk pasien ke rumah sakit mana yang masih lowong," ungkap Hariadi.

Kendati demikian, apabila rumah sakit penyangga padat, maka rumah sakit non penyangga akan kembali diperbolehkan untuk merawat PDP.

Hariadi menambahkan, Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) juga tidak lagi dilakukan di rumah sakit non penyangga.

Di Sulsel, lanjutnya, ada tiga rumah sakit penyangga Covid-19, yakni Rumah Sakit Dadi, Rumah Sakit Sayang Rakyat, dan Rumah Sakit Daya.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved