Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dialog Forum Dosen

Dialog Forum Dosen Seri II, Rektor Unismuh: Kita Ambil Manfaat dari Covid-19

Salah satunya kata Abd Rahman yakni untuk perguruan tinggi, dimana efek pandemi membuat perkuliahan dengan sistem

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
fahrizal/tribun-timur.com
Forum dosen bersama Tribun Timur melaksanakan diskusi virtual seri II menggunakan media Zoom, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Abd Rahman Rahim menyebut banyak manfaat atau hikmah yang bisa dipetik dari pandemi Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya kata Abd Rahman yakni untuk perguruan tinggi, dimana efek pandemi membuat perkuliahan dengan sistem daring mengalami perkembangan.

"Kita tak bisa berhenti karena Covid, justru harus mengambil manfaat. Banyak kemudahan yang diberikan oleh Allah dari kesulitan ini," kata Prof Abd Rahman saat menjadi narasumber pada dialog virtual Forum Dosen Tribun, Selasa (12/5/2020).

Ia mengatakan, pembelajaran daring atau e-Learning yang dulunya tak terlalu dipedulikan dosen dan mahasiswa, kini mulai dilirik akibat hatus melaksanakan perkuliahan secara daring.

"Manfaat Covid yang tadinya pembelajaran e-learning dulunya tak direspon dosen dan mahasiswa, kini mulai diperhatikan. Dulu hanya 15 persen dosen dn mahasiswa yang memanfaatkan, tapi sekarang meningkat dari waktu ke waktu," ucapnya.

"Alhamdulillah sekarang hampir semua dosen dan mahasiswa kita sudah memanfaatkan pembelajaran daring ini," tambahnya.

Meski demimian, Prof Abd Rahman menyebut masih banyak kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring, salah sagunya fasilitas jaringan internet yang belum memadai.

Bahkan menurut Abd Rahman, salah satu mahasiswanya meninggal kecelekaan saat berusaha mencari jaringan internet di kampung halamannya.

"Memang ada kendala, terutama terkait jaringan, sampai ada mahasiswa kami yang meninggal kecelakaan," terangnya.

Unismuh sendiri, kata Abd Rahman menyiapkan anggaran Rp 5 miliar untuk menjalankan program kuliah daring bagi sekitar 20 ribu mahasiswanya.

"Kita ambil pembelajaran berharga dari Covid. Makanya semua perguruan tinggi sepakat, inilah awal untuk terus mengembangkan pembelajaran daring. Alhamdulillah pemerintah juga mendukung dengan kebijakan merdeka belajar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved