OPINI
Apresiasi Semut
Ditulis Rahim Mayau, SDM Yayasan Pendidikan Al Insyirah Makassar dan Pimpinan Pesantren Lorong Raudhah Indonesia
Oleh: Rahim Mayau
SDM Yayasan Pendidikan Al Insyirah Makassar dan Pimpinan Pesantren Lorong Raudhah Indonesia
“Jika dianggap baik, benar, dan bermafaat, mohon bantu di-share materi dakwah ini”.
Kalimat yang substansinya sama banyak menghiasi titipan pesan pada materi dakwah dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid 19. Terlebih saat bulan Ramadhan ini.
Jawaban di berbagai group pun bervariasi. Tapi dengan substansi yang sama. Antara lain : “Insya Allah siap dan dengan senang hati ustaz.”
Pertanyaan dan jawaban bagai gayung bersambut. Alangkah indahnya aksi dan reaksi yang saling bersahutan pada bulan mulia, Ramadhan Syahrum Mubarak.
Dakwah pada masa stay at home adalah dakwah tanpa mimbar. Tanpa panggung dan tanpa interaksi langsung dengan jamaah.
Tentu sangat membutuhkan dukungan pihak lain untuk melanjutkannya.
Orang-orang yang meneruskan lebih luas materi dakwah daring yang dibuat dan dari para muballig, baik dalam bentuk audio visual maupun tulisan.
Adalah hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ikut mendukung dakwah dan berdakwah sesuai kemampuan.
Mereka sedang menjalankan kewajiban dakwah bahwa dakwah dalam arti yang luas adalah tugas yang harus diemban oleh setiap Muslim.
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imron: 110).
Kaidah terkait menyiarkan dakwah adalah,”Kewajiban itu berhubungan dengan kemampuan.”
Jika ia sanggup menerbitkan, maka ia publish. Kalau kemampuannya sebatas share, maka ia teruskan.
Dalam Risalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditegaskan,” Jika ada orang yang ingin beramar ma’ruf nahi mungkar, wajib bagi yang lain untuk membantunya hingga maksudnya yang Allah dan Rasulnya perintahkan tercapai.”
• Keren, Bocah Ini Berani Lawan Khabib Nurmagomedov. Lihat Videonya
• Mike Tyson Ternyata Kagumi Khabib Nurmagomedov dan Ungkap ‘Dosa’ Masa Lalunya
Menjadi bagian dari orang-orang yang menunjuki kebaikan adalah jalan pahala multi level.
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim)
Betapa manfaat dan mulia perbuatan dakwah, hingga semut-semut disarangnya mengapresiasi ikhtiar dakwah itu dengan mendoakan dan memohonkan ampun bagi pelakunya.
“Sesungguhnya para malaikat serta semua penduduk langit-langit dan bumi, sampai semut-semut di sarangnya, mereka semua bershalawat (mendoakan dan memintakan ampun) atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia” (HR. Tirmidzi).
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. (*)
Makassar, 11 Mei 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pimpinan-pesantren-lorong-raudhah-rahim-mayau.jpg)