Update Corona Makassar
PSBB Makassar Tahap Pertama Dinilai Gagal, Nurul Hidayat Setuju Diperpanjang
Bendahara Fraksi Golkar DPRD Makassar Nurul Hidayat menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama di Makassar gagal.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Bendahara Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Nurul Hidayat menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama di Makassar gagal.
Menurut Nurul, selama pelaksanaan PSBB masih banyaknya yang melanggar aturan pemerintah. Seperti, banyak toko-toko serta rumah makan buka tutup.
"Makanya saya setuju PSBB diperpanjang biar lebih maksimal hasilnya. Anggaplah itu PSBB pertama sebagai sosialisasi menuju PSBB yang sempurna," tegas Nurul Hidayat kepada Tribun via pesan Whatsapp, Jumat (8/5/2020).
Sebagai wakil rakyat, anggota Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRD Kota Makassar itu sangat berharap agar pemerintah setempat memperhatikan betul kebutuhan masyarakat, yaitu menyalurkan bantuan sembako.
"Kita tak boleh memandang sebelah mata urusan perut warga, karena hampir setiap hari terjadi keributan di kelurahan karena mempersoalkan sembako yang tak kunjung tiba," katanya.
"Jangan tutup mata dan telinga karena nggaran untuk kebutuhan mereka tersedia. Dimana masalahnya? Ini harus jelas agar bisa diterima alasannya oleh warga. Kasian para lurah, RT dan RW karena mereka diributin padahal mereka tidak dilibatkan oleh Dinas Sosial dalam pendataan warga penerima sembako," katanya menjelaskan.
Nurul menambahkan bahwa ini merupakan persoalan di masyarakat yang ada sekarang dan pemerintah kota jangan heran apabila warga ke luar rumah mencari nafkah jika kebutuhan sembako mereka tak terpenuhi.
Meski demikian, ia tetap mengajak warga di Makassar untuk tetap mematuhi himbauan pemerintah tentang pelaksanaan PSBB, yakni tetap tinggal di rumah sejenak.
"Saya berharap masyarakat juga menjaga kebersihan tubuh dengan selalu cuci tangan, jangan lupa menggunakan masker, jangan kumpul-kumpul dulu, jangan ke luar rumah apabila tak penting betul," katanya.
"Mari kita sama-sama bersabar, mari sama-sama berdoa semoga wabah Covid-19 ini cepat berakhir dan kita bisa beraktivitas dan menata ekonomi kembali. Semoga ada hikmah di balik pandemi ini," kata Nurul menambahkan.
Laporan wartawan tribuntimur.com / Abdul Azis Alimuddin
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)