Positif Corona Sulbar Bertambah 14 Kasus

Polman Catat 15 Kasus Positif Covid-19, Terbanyak di Kandemeng Tinambung 12 Orang

Kasus terbaru sebanyak 13 orang dinyatakan positif Covid-19. 12 Orang dari Kandemeng Kecamatan Tinambung dan satu orang dari Wonomulyo.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
Ist
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sulbar Safaruddin Sanusi DM 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sudah mencatat 15 kasus positif Covid-19 per tanggal 5 Mei 2020.

Kasus terbaru sebanyak 13 orang dinyatakan positif Covid-19. 12 Orang dari Kandemeng Kecamatan Tinambung dan satu orang dari Wonomulyo.

Dari 13 kasus tersebut terbaru, satu diantara meninggal dunia pada 29 April lalu inisial A (57). Almarhum berstatus pasien 45 Sulbar.

Pasien meninggal dengan status positif berdasarkan hasil rapid test.

Namun baru hari ini terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorial Covid-19 dari BBLK Makassar.

Adapun 13 kasus terbaru di Polman, diantarnya, A pasien 45 usia (57) tahun, R pasien 46 usia (42) tahun, MM pasien 47 usia (13) tahun , Hj. AL pasien 48 usai (78) tahun.

Kemudian pasien 49 inisial Hj M usia (70) tahun, pasien 50 MU usia (45) tahun, pasien 51 inisial MS usia (31) tahun, pasien 52 inisial UM usia (17) tahun, pasien 53 insial BM usia (8) tahun.

Pasien 54 inisial AZ usia (48) tahun, pasien 55 inisial NA usia (33) tahun, pasien 56 inisial HU usia (53) tahun dan pasien 57 inisial HE usia (48) tahun.

Sebelumnya, tanggal 30 April lalu, dua warga Polman dinyatakan positif Covid-19.

Keduanya yakni pasien 39 inisial HR usia (53) tahun dari Wonomulyo dan pasien 40 inisial MN usia (28) tahun asal Polewali.

Juru Bicara Guguts Tugas Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Kandemeng Polman masing satu rumpung keluarga.

Salah satu diantarnya pernah melakukan perjalanan ke daerah pandemi sebelum sakit yakni Kota Makassar.

"Pasien 50 ini pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit yaitu ke Makassar,"kata Safaruddin kepada wartawan melalui siaran livenya di akun IG Kominfo Sulbar, Selasa (5/5/2020).

Setalah beberapa hari, pasien 50 mengalami kedukaan, yakni orang tuanya meninggal pada tanggal 4 April 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved