Update Corona Palopo

Warga Palopo Berstatus PDP Meninggal di Makassar, Dimakamkan di Gowa

Juru Bicara Gugus Tugas covid-19, dr Ishaq Iskandar mengatakan, pasien tersebut sudah dua bulan berada di Kota Makassar.

Hamdan soeharto
Juru Bicara Gugus Tugas covid-19, dr Ishaq Iskandar 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Warga Palopo berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Islam Faisal.

Juru Bicara Gugus Tugas covid-19, dr Ishaq Iskandar mengatakan, pasien tersebut sudah dua bulan berada di Kota Makassar.

Wanita berinisial MS (50) sejak awal Februari telah meninggalkan Kota Palopo, menuju Makassar untuk menjenguk anak-anaknya yang sedang kuliah.

“Tim sudah ketemu langsung dengan saudara dan anak Pasien. Diketahui pasien meninggalkan Kota Palopo awal Februari, dalam keadaan sehat, dengan tujuan menjenguk anak-anaknya yang kuliah disana,” terangnya.

dr Ishaq menambahkan, pada 27 April 2020, pasien merasakan sesak nafas dan langsung dibawa ke ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) RS Faisal Makassar.

Kebetulan tempat tinggal pasien juga tidak berada jauh dari rumah sakit tersebut.

“Karena gejala almarhum khas Covid, maka Rumah Sakit menetapkan sebagai PDP, berselang beberapa jam, MS dikabarkan meninggal,” tambahnya.

Kendati demikian, MS belum dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan, sehingga MS belum diketahui positif corona atau negatif.

MS hanya diketahui telah melakukan rapid tes berdasarkan permintaan keluarga.

Berdasarkan hasil rapid tes tersebut yakni non reaktif, atau negatif.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved