Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Luwu Utara

58 Orang di Luwu Utara Akan Jalani Uji Swab

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melakukan berbagai upaya guna memutus persebaran Virus Corona atau Covid-19.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Ist
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Luwu Utara, Komang Krisna. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara melakukan berbagai upaya guna memutus persebaran Virus Corona atau Covid-19.

Salah satunya dengan contact tracking setelah seorang warga Luwu Utara dinyatakan positif Covid-19.

Contact tracking dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang telah bertemu dengan penderita Covid-19.

Juga untuk memudahkan petugas kesehatan mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas.

Juru Bicara Pemkab Luwu Utara untuk Penanganan Covid-19, Komang Krisna, Minggu (26/4/2020) mengatakan, pihaknya tidak hanya melakukan contact tracking kepada warga yang memiliki kontak erat.

Tetapi juga kepada semua orang yang baru pulang dari Temboro, Jawa Timur.

"Meski warga yang dinyatakan positif dikarantina di Makassar dan belum sempat ke Luwu Utara. Setelah ada konfirmasi BBLK, kami langsung bergerak untuk melakukan contact tracking," katanya.

Saat ini, ada empat kontak erat, namun sebagai antisipasi pihaknya menganalisis data dari provinsi dan memutuskan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"Total ada 58 orang yang akan diambil swabnya berdasarkan contact tracking yang dilakukan tim," ungkapnya.

Ia berharap kerjasama dan dukungan masyarakat untuk memberikan data yang akurat. Tetap patuh dan taat dengan seluruh imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Kami tekankan kembali pentingnya karantina mandiri bagi warga yang baru saja tiba dari luar Luwu Utara utamanya dari daerah transmisi lokal. Memberikan data yang benar kepada petugas di lapangan serta kooperatif melaporkan kondisinya kepada tim," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, kembali mengimbau masyarakat akan bahaya Covid-19.

Imbauan disampaikan orang nomor satu di Bumi Lamaranginang setelah satu warga asal Luwu Utara dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Indah mengatakan, meskipun orang tersebut langsung dikarantina di Makassar pasca kepulangan dari salah satu daerah terpapar di Jawa Timur, ia meminta masyarakat tetap waspada.

"Meskipun yang bersangkutan dikarantina di Makassar sejak kepulangannya dari salah satu daerah terpapar di Jawa Timur, saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada," katanya.

Indah meminta, masyarakat mematuhi imbauan pemerintah. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan dengan air yang mengalir, wajib menggunakan masker bagi yang beraktivitas di luar rumah.

"Jaga jarak atau physical distancing, tidak macapa, tidak di buat becandaan, tidak melakukan stigma terhadap korban atau pasien covid," katanya.

Istri Muhamamd Fauzi juga berharap Ramadan dijadikan momentum untuk membangun solidaritas sosial.

"Kalau tidak bisa membantu, kiranya tidak mencelah orang yang membantu. Mulai dari diri masing-masing, jaga diri dan perbanyak berdoa," paparnya.

Satu Orang Tanpa Gejala (OTG) asal Luwu Utara terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan dari BBLK Makassar melalui uji PCR.

"Hasil yang tidak menyenangkan dari cluster Temboro warga Luwu Utara yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan uji PCR BBLK Makassar," ujar Komang Jumat lalu.

Dengan demikian, sudah ada satu kasus positif di Luwu Utara.

"Kepastian informasi ini kami dapatkan dari Tim Gerak Cepat Surveilans Provinsi Sulsel melalui telepon," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved