Penemuan Jasad di Lonrae Bone
Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Guru MTS Ibtidayah Bajoe Dicari Keluarganya
Pemilik rumah tempat korban mengontrak bernama Safar mengatakan terakhir bekomunikasi dengan korban pada Desember lalu.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR- Sebelum oknum Guru MTS Ibtidayah Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditemukan tewas sudah dicari oleh pemilik kos yang ia tempati.
Pemilik rumah tempat korban mengontrak bernama Safar mengatakan terakhir bekomunikasi dengan korban pada Desember lalu.
" Saya terakhir berkomunikasi dengan korban Desember dan membicarakan mengenai perpanjangan kontrak rumah ini," katanya.
Setelah itu, kata Safar ia tidak pernah lagi berkomunikasi dengan korban.
Sementara Kepala Lingkungan Duajeng Kelurahan Lonrae, Muchtar menyampaikan sudah lama mendapatkan informasi bahwa korban juga dicari oleh keluarganya.
" Ada keluarganya mencari dan tidak tahu dimana keberadaanya," ucapnya.
Namun, pagi tadi Hamzah ditemukan tewas tergantung. Ia ditemukan di bagian belakang rumah kontrakannya.
Diduga ia telah meninggal sebulan lalu. Ketika ditemukan, wajah dan tubuh korban sudah tidak bisa dikenali. Korban ditemukan dalam kondisi sisa tulang tengkoraknya.
Guru tersebut bernama Hamzah yang kontrak di Perumahan Lonrae, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.
Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mayat-tergantung-di-perumahan-lonrae.jpg)