Pemakaman Korban Corona
Berkat Satpol PP Sulsel, Pemakaman Khusus Korban Covid-19 Jadi Cantik
Gapura di depan makam tersebut yang tadinya berlumut kini berubah menjadi gapura dengan warna hijau cerah
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Muh. Irham
WNA itu tetap diperiksa swab meski telah dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil rapid test.
Dari hasil pemeriksaan, WNA itu ditemukan memiliki gejala klinis.
"Besok dan lusa tim puskesmas akan datang mengambil swab untuk memastikan hasilnya apakah betul positif," katanya.
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memastikan, WNA India itu bukan peserta Ijtima Asia di Pakkatto, Kamis (19/3/2020) lalu.
Panitia penerima tamu luar negeri Ustaz Gazali membenarkan adanya 24 WNA India di Markas Dakwah Masjid Al Hidayah.
Menurutnya, WNA itu datang terbagi dalam tiga kelompok.
Ia menjelaskan, untuk riwayat perjalanannya mereka datang ke Indonesia pada 20 Desember 2019 lalu.
Kemudian pada 26 Januari 2020 melakukan kegiatan keagamaan di Sulawesi Barat .
"Nanti pada 26 Maret ke 24 anggota Jama'ah Tabligh ini masuk ke Kabupaten Gowa untuk melaksanakan kegiatan yang sama," katanya.
Namun situasi yang tidak memungkinkan membuat rencana kegiatan keagamaan itu tidak terlaksana di Kabupaten Gowa.
Lanjut Gazali, untuk rencana kepulangannya dijadwalkan dilakukan secara bergiliran sesuai dengan kelompok masing-masing.
Mulai 10 hingga 13 Mei 2020 mendatang. Namun pihaknya mengkhawatirkan akan terjadi penundaan karena hingga saat ini India dalam status lock down. (*/tribun-timur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gerbang-pemakaman-macanda.jpg)