Bansos Bantuan Kambing

Mahasiswa Bantaeng Minta Dugaan Korupsi Bansos Bantuan Kambing Desa Borong Loe Diproses

Mahasiswa menilai Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng dianggap telah gagal dalam menangani kasus Korupsi yang selama ini bergulir di Kabupaten Bantaeng

Achmad Nasution
Aktivis Mahasiswa Bantaeng berdialog dengan kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Aktivis Mahasiswa Bantaeng mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Senin, (6/4/2020) pagi.

Mereka menuntut mengenai penanganan kasus bantuan sosial  (Bansos) Kambing dari Kementerian sosial (Kemensos) Republik Indonesia tahun anggaran 2018 di Desa Borong Loe, kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng

Mahasiswa menilai Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng dianggap telah gagal dalam menangani kasus Korupsi yang selama ini bergulir di Kabupaten Bantaeng.

" Kami bisa mengatakan kalau Kajari Bantaeng telah gagal dalam menangani kasus Korupsi di kabupaten Bantaeng ini" kata Yuda Koordinator Aliansi Aktivis Mahasiswa Bantaeng, kepada TribunBantaeng.com, Senin, (6/4/2020).

Dia juga meminta kejelasan kepada Kepala Kejari Bantaeng mengenai alasannya sehingga dugaan kasus korupsi ini sampai saat ini belum ada kejelasan.

"Jangan karena adanya isu wabah corona sehingga itu dijadikan alasan untuk tidak melanjutkan atau menangani kasus Korupsi di Bantaeng" tegasnya.

Sementara Kasi Intelijen Kejari Bantaeng, Budi Setyawan menjelaskan bahwa terkait tuntutan itu, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, telah menemukan adanya kerugian negara sebesar 150 juta lebih.

"BPKP Sulsel telah ke lapangan dan menemukan adanya kerugian negara dalam bansos ini sebesar RP 150 juta lebih" ungkapnya.

Dan Kejari telah diminta oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk segera menyampaikan ke publik.

Namun terpaksa batal karena Kepala Kajati Sulsel saat itu lagi sakit.

Aktivis Mahasiswa Bantaeng berdialog dengan kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Senin (6/4/2020).
Aktivis Mahasiswa Bantaeng berdialog dengan kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Senin (6/4/2020). (Achmad Nasution)
Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved