Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Updata Corona Takalar

RSUD Takalar Ditetapkan Jadi Rujukan Penyangga Pasien Corona

Apalagi RSUD HPDN Takalar telah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan penyangga penanganan Covid-19 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Ari Maryadi/tribun Timur
Bupati Takalar Syamsari Kitta didampingi Direktur RSUD HPDN dr Asriadi Ali meninjau ruang isolasi penanganan pasien Virus Corona. 

TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR -- Pemerintah Kabupaten Takalar membenahi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Padjonga Daeng Ngalle (HPDN) untuk menangani pasien Virus Corona atau Covid-19.

Apalagi RSUD HPDN Takalar telah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan penyangga penanganan Covid-19 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Direktur RSUD HPDN Takalar, dr Asriadi Ali mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan.

RSUD HPDN kini menyiapkan ruang isolasi untuk menangani pasien Covid-19.

Baik yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), maupun pasien positif Corona.

dr Asriadi mengatakan ruang isolasi berjumlah enam kamar. Dilengkapi 16 tempat tidur pasien.

"Kita telah melakukan pembenahan menindaklanjuti SK Gubernur Sulsel," katanya kepada Tribun, Minggu (5/4/2020).

Jebolan ilmu kedokteran Universitas Udayana Bali ini melanjutkan, fasilitas lain yang disediakan yakni alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.

Kemudian branker evalusasi pasien dari Instansi Gawat Darurat (IGD) ke ruang isolasi nantinya.

dr Asriadi menambahkan, RSUD HPDN Takalar juga memiliki tiga dokter spesialis penyakit dalam untuk menangani pasien nantinya.

"Kita memiliki tiga internis," ujarnya.

dr Asriadi mengatakan RSUD HPDN Takalar disiapkan jadi rumah sakit rujukan penyangga apabila terjadi kemungkinan terburuk, pasien positif Corona terus bertambah.

"Tapi tentu kita berdoa jumlah pasien bisa dikendalikan," bebernya.

dr Asriadi menambahkan, ruangan isolasi didesain khusus dan terpisah dari pasien penyakit lain.

Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi banyaknya kasus, serta mengurai beban di IGD kami.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved