Update Corona Palopo

Pasar Andi Tadda dan PNP Dibatasi, Khusus Pedagang Sembako Boleh Jualan

Pemerintah Kota Palopo kembali mengeluarkan surat edaran sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Pemkot Palopo
Pemerintah Kota Palopo kembali mengeluarkan surat edaran sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pemerintah Kota Palopo kembali mengeluarkan surat edaran sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Surat edaran kali ini memutuskan untuk menutup dan membatasi sementara aktivitas perdagangan di dua pasar terbesar di Palopo, Pasar Andi Tadda dan Pusat Niaga Palopo (PNP), yang berlaku mulai 1 April 2020.

Dalam surat edaran dengan nomor 512/108G/DAG/IV/2020 ini, hanya memperbolehkan aktivitas bagi pedagang sembako, mulai dari pukul 06.00-17.00 Wita.

Wali Kota Palopo, Judas Amir juga mengintruksikan seluruh pedagang sembako yang ada di PNP dan Pasar Andi Tadda yang berjualan memakai alat pelindung diri berupa sarung tangan.

Pembeli juga diinstruksikan saat memasuki pasar, mencuci tangan memakai sabun di tempat cuci tangan yang telah disiapkan di pintu pasar. 

Melihat surat edaran itu sebagian pedagang setuju dan mendukung langkah Pemkot Palopo.

Namun pedagang juga minta agar kebijakan tersebut diikuti solusi.

”Sebagai warga, kita harus wajib mematuhi kebijakan pemerintah. Tapi perlu dipahami, kami juga punya kewajiban yang harus dipenuhi. Seperti pembayaran angsuran kredit, bayar listrik, air, dan sebagainya," kata pedagang Pasar Andi Tadda, Nursalam Beu, Kamis (2/4/2020).

"Dan tak kalah pentingnya, jika pedagang tidak jualan sampai satu bulan, bisa-bisa mati kelaparan karena tidak ada pemasukan,” lanjutnya.

Nursalam yang juga mantan anggota DPRD Luwu mengatakan terkait instruksi tersebut, pemerintah dinilai hanya memikirkan bagaimana meminimalisir atau menghambat penyebaran Covid-19 tanpa memikirkan dampak ekonomi yang ditimbulkan pada masyarakat secara keseluruhan.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved