Prof Idrus Paturusi Positif Corona

Prof Idrus Positif Covid-19, Humas IDI Makassar : Guru Kami Jantan Akui Hasil Lab

Dalam keterangan facebooknya, mengajak publik untuk mendoakan mantan Rektor Unhas itu. “ Saya mewakili bapak Prof Dr dr Idrus Paturusi,

Prof Idrus Positif Covid-19, Humas IDI Makassar : Guru Kami Jantan Akui Hasil Lab
Dok. Pribadi
Prof dr. Idrus Paturusi positif terpapar Covid-19

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR- Prof dr. Idrus Paturusi positif terpapar Covid-19. Hal itu disampaikan oleh kerabat yang diunggah dalam status dr Ortho Sakti di laman facebook.

Dalam keterangan facebooknya, mengajak publik untuk mendoakan mantan Rektor Unhas itu. “ Saya mewakili bapak Prof Dr dr Idrus Paturusi, memohon doa untuk kesembuhan Bapak yang saat ini positif Covid-19 dan sudah berada di ruang isolasi RSUH. Untuk para prof dan teman sejawat yang beberapa hari lalu ada kontak dengan bapak, kami mohon maaf dan mungkin bisa melakukan social distance, perbaiki imun, dan bisa memeriksakan diri secepat mungkin.” katanya dalam rilisnya yang diterima Tribun Timur.Com, Rabu (25/3/2020).

Dr Ortho bahkan menyebutkan bahwa setiap pasien yang dinyatakan positif harusnya mengambil langkah seperti Prof Idrus. “Kami sudah mulai jatuh satu per satu. Mohon doanya supaya kami semua masih bisa bertahan. Pesan tersebut diunggah dr Ortho Sakti dan beredar di grup-grup whatsapp.

Dr Wachyudi Muchsin,SH Humas IDI Makassar yang dikonfirmasi juga menyatakan bahwa info yang beredar itu benar adanya. Doakan guru kami dan orang tua kami, Prof Idrus, yang dengan jantan menyatakan dirinya positif Covid-19.”

Ilustrasi. Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020).
Ilustrasi. Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020). (DOK RSUD SAWERIGADING)

Dr Wachyudi juga meminta masyarakat jika memiliki gejala jangan takut atau malu untuk melapor dan memeriksakan diri agar rantai penyebaran Covid-19 bisa diputus.

“Covid 19 ini bukan penyakit aib yang memalukan. Semua harus siap menghadapi virus ini. Kita tidak tahu siapa yang sudah terjangkit dan siapa yang belum. Jangan takut ke rumah sakit rujukan atau rumah sakit terdekat dan periksakan diri. Paling aman memang tinggal di rumah dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” katanya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved