Dampak Virus Corona

Kurangi Face to Face dengan Customer, Hino Kumala Perkuat Digital Marketing

Pemerintah pun berusaha memutus mata rantai penyeberan virus dengan mengeluarkan instruksi untuk tetap berada di rumah selama 14 hari.

Kurangi Face to Face dengan Customer, Hino Kumala Perkuat Digital Marketing
Fahrizal/Tribun Timur
Kepala Cabang Hino Kumala Makassar I, Hamka Mustamin (kiri) dan Kepala Cabang Hino Kumala Makassar II, Ali Rahman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wabah Covid-19 atau Virus Corona yang menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia mengkhawatirkan.

Pemerintah pun berusaha memutus mata rantai penyeberan virus dengan mengeluarkan instruksi untuk tetap berada di rumah selama 14 hari.

Masyarakat diminta untuk belajar, bekerja, dan beribadh di rumah, serta menghindari keramaian yang berpotensi menjadi tempat penyebaran virus, atau social distancing.

Hino Kumala Cabang Makassar mengikuti arahan pemerintah untuk melaksanakan social distancing dalam pemasaran produk-produknya.

Kepala Cabang Hino Kumala Makassar I, Hamka Mustamin mengatakan, saat ini Ia membagi dua timnya.

"Kita dulu full tim, tapi kita bagi sekarang tim dengan sistem shift. Kerja tetap jalan seperti biasa, cuma teman-teman pakai masker dan hand sanitizer," kata Hamka.

Menurut Hamka, sat ini tim pemasarannya mulai mengurangi pertemuan langsung dengan customer, dan mulai mengandalkan digital marketing.

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bekerja sama dengan PT Kumala Motor Sejahreta (KMS) menggelar Dutro Safety Driving Competition 2017 di pelataran Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar, Sabtu (28/10/2017).
PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bekerja sama dengan PT Kumala Motor Sejahreta (KMS) menggelar Dutro Safety Driving Competition 2017 di pelataran Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar

"Solusinya kami perkuat digital marketing atau melalui media sosial. Interksi dengan costumer melalui media, pertemuan face to face kita kurangi," katanya.

Kepala Cabang Hino Kumala Makassar II, Ali Rahman menambahkan, sejak beberapa bulan lalu penjualan dengan metode digital telah dilakukan, namun saat ini semakin diperkuat.

"Kita kurangi jarak, tapi komunikasi tetap terjalin. Beberapa bulan terakhir sebenarnya sudah ada penjualan dengan metode seperti ini," jelasnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved